Pemkot Tangsel Latih Talenta Muda AI dan Web Programming Lewat GPS Digital Academy
Penandatanganan MOU Program Tangsel Digital Academy antara Diskominfo dan FSPP serta ITTS di Masjid Raya AlKautsar, Vila Dago, Pamulang--
TANGERANGEKSPRES.ID,PAMULANG — Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperkuat pengembangan talenta digital generasi muda melalui program GPS Digital Academy & Innovation Center.
Sebanyak 62 peserta angkatan pertama mengikuti pelatihan digital content dan fundamental web programming yang dipadukan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Program GPS Digital Academy resmi diluncurkan pada akhir Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya Pemkot Tangsel memperluas akses pembelajaran dan keterampilan digital bagi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, mengatakan program tersebut merupakan inisiatif strategis untuk menjawab kebutuhan talenta yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.
"Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Diskominfo menggagas program ini untuk menjawab kebutuhan talenta digital yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan," ujar Asep dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).»
Menurut Asep, GPS Digital Academy dibangun melalui kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, dan komunitas masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan generasi muda untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan perkembangan era digital.
Para peserta mengikuti dua fokus pembelajaran, yakni digital content dan fundamental web programming. Kedua kelas tersebut juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Peserta dibagi ke dalam dua fokus kelas keahlian, yakni kelas digital content dan kelas fundamental web programming yang dipadukan secara langsung dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI assisted),” ujar Asep.
Penguasaan teknologi digital dan AI menjadi semakin penting seiring perubahan kebutuhan di berbagai sektor. Karena itu, program tersebut diarahkan untuk memberikan kemampuan praktis agar peserta dapat memahami sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
GPS Digital Academy juga menjadi bagian dari upaya Diskominfo Tangsel memperluas literasi digital hingga menjangkau basis-basis komunitas.
Melalui pendekatan tersebut, pengembangan teknologi diharapkan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga berjalan bersama pembentukan karakter.
Asep menegaskan, Pemkot Tangsel ingin menyiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan digital sekaligus memahami tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.
"Kita ingin mencetak generasi muda Tangsel yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan unggul secara digital, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia," pungkasnya.
Dengan 62 peserta sebagai angkatan pertama, GPS Digital Academy & Innovation Center menjadi wadah baru bagi generasi muda Tangerang Selatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang konten digital, pemrograman web, dan pemanfaatan AI.
Sumber:
