BJB

Petani Panen Bawang Untung Puluhan Juta

Petani Panen Bawang Untung Puluhan Juta

BERDISKUSI : Asda II Pemkab Serang Febriyanto, Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo sedang berdiskusi dengan petani bawang usai melakukan panen raya, di Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak Wangi, Senin (24/8).-Agung Gumelar/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Para petani di Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang berhasil melakukan panen bawang merah di lahan seluas 1,5 hektare. 

Hasil panen tersebut dinilai cukup memuaskan, karena menghasilkan 7-8 ton bawang merah, yang nantinya akan diusulkan menjadi kampung hortikultura di sektor pertanian.

Asda II Pemkab Serang Febriyanto mengatakan, panen ini menjadi bukti bahwa komoditas bawang merah memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan secara berkelanjutan, yang dapat meningkatkan kesejahteraan para petani bawang.

"Saya mewakili Ibu Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi dengan semangatnya para petani bawang merah se Kabupaten Serang khususnya di Lebak Wangi. Alhamdulillah mereka melakukan panen raya bawang merah, dan bawang merah ini kebutuhan pokok yang harus terus dilestarikan di Kabupaten Serang," katanya kepada wartawan saat diwawancarai di usai acara panen raya, Senin (24/8).

Febriyanto mengatakan, panen hari ini (Senin) menjadi sebuah momentum penting untuk terus menumbuhkan semangat dan optimisme dalam mengembangkan komoditas bawang merah di Kabupaten Serang.

Komoditas bawang merah di Kecamatan Lebak Wangi ini akan diusulkan menjadi kampung holtikultura, agar bawang merah bisa terus ditingkatkan secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan. 

"Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen, Pemkab Serang dalam mengembangkan komoditas ini telah mengusulkan calon penerima, lokasi dan CPCL ke Kementerian Pertanian, dengan total luasan sebesar 52,2 hektare. Usulan ini bagian dari upaya Pemkab Serang untuk dapat mendukung pengembangan bawang merah," ujarnya.

Dikatakan Febriyanto, pengembangan pertanian bawang merah tentunya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.

Pemkab Serang akan terus berupaya memberikan dukungan melalui program pembangunan pertanian, penyediaan sarana prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan inovasi dan teknologi pertanian.

"Di sisi lain, keberhasilan juga sangat ditentukan oleh semangat kemandirian dan partisipasi aktif dari para petani. Saya mengajak para petani untuk dapat meningkatkan semangat dalam bertani. Kemudian, terus belajar, terbuka terhadap inovasi, memanfaatkan teknologi, serta memperkuat kerjasama antara petani dan kelompok tani," ucapnya.

Kata Febriyanto, kegiatan panen bawang merah ini juga sejalan dengan semangat program Ratu Tani Bahagia sebagai salah satu upaya Pemkab Serang untuk mendorong kemajuan dari sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, petani bawang Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak Wangi, Hasbullah mengatakan, dalam sekali panen bawang merah yang dihasilkan sekitar 8 ton dan langsung dipasarkan ke pasar lokal di Kabupaten Serang maupun Kota Serang.

"Sekarang harga bawang lagi turun, palingan kita sekali menjual bawang merah bisa dapat puluhan juta saja, tapi alhamdulillah bisa para petani di sini bisa menghidupi perekonomian keluarganya," katanya.

Hasbullah mengaku, daripada menanam padi jauh lebih menguntungkan menanam bawang merah, meskipun modalnya besar namun keuntungan yang didapatkan juga besar.

Sumber: