BJB

Pemprov Salurkan Rp3 Miliar untuk Bencana NTT

Pemprov Salurkan Rp3 Miliar untuk Bencana NTT

Gubernur Banten, Andra Soni.--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Provinsi (Pem­prov) Banten akan mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp3 miliar guna membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi tektonik magnitudo 7,7 pada Sabtu 15 Agustus 2026 lalu.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa aksi tanggap ini merupakan wujud nyata solidaritas dan tradisi gotong royong antardaerah saat menghadapi musibah.

"Atas nama Pemprov dan warga Banten, kami menyampaikan duka cita mendalam ba­­gi seluruh korban gempa di NTT. Se­moga keluarga yang ditinggalkan diberikan ke­kuat­­an serta ketabahan," katanya, Rabu (19/8).

Ia menjelaskan, bantuan yang akan disalurkan tersebut bersumber dari alokasi Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Provinsi Banten TA 2026 yang bisa dipergunakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tak hanya itu, Gubernur juga mengajak masyarakat Banten untuk turut mendoa­kan keselamatan warga yang terdampak serta kelancaran proses evakuasi dan pe­nanganan bencana. 

"Mari kita doakan agar dalam proses evakuasi berjalan lancar," tuturnya.

Andra berharap tidak ada lagi bencana alam yang terjadi. Untuk mewujudkan itu, kita harus membangun harmoni dengan alam sekitar serta menjaga kelestarian ling­kungan. 

"Meski demikian, kita juga harus tetap melakukan kesiap­siagaan diri yang matang sebagai bentuk ikhtiar," je­lasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Banten, Deden Apriandhi menjelaskan bantuan senilai Rp3 miliar ini akan segera dikirim setelah penetapan rekening resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Begitu sudah ada rekening yang ditetapkan Kemendagri, kami akan langsung salurkan," katanya.

Tak hanya itu, Pemprov Banten juga membuka kesem­­patan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mem­berikan sumbangan sukarela, melanjutkan aksi kepedulian yang sebelumnya pernah digelar saat bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar pada November 2025. (mam)

Sumber: