Gubernur Banten Ajak Pramuka Jadi Motor Swasembada Pangan
Gubernur Banten Andra Soni mengikuti Peringatan Hari Pramuka Tingkat Provinsi Banten di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (18/8).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendorong Gerakan Pramuka untuk mengambil langkah konkret dalam memperkuat ketahanan nasional, khususnya pada sektor swasembada pangan nasional.
Hal ini ditegaskan Gubernur Banten Andra Soni saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka Tingkat Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Selasa (18/8).
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Akselerasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Andra meminta seluruh anggota Pramuka tidak sekadar menjadikan organisasi ini sebagai wadah aktivitas kepemudaan biasa, melainkan pelopor aksi nyata yang menyasar ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.
”Pramuka harus mampu mentransformasi semangat gotong royong menjadi karya nyata. Kita butuh aksi konkret generasi muda yang peduli pertanian demi menguatkan kemandirian masyarakat,” katanya.
Selain itu, Andra juga menitikberatkan peran strategis Pramuka sebagai pondasi karakter anak muda di tengah arus disrupsi teknologi dan derasnya informasi digital. Menurutnya, Banten membutuhkan wadah edukasi yang tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga membina kepribadian serta integritas.
”Di tengah perubahan yang sangat disrupsi, generasi muda menghadapi tantangan teknologi digital, arus informasi yang sangat deras, serta perubahan sosial yang semakin kompleks. Kita membutuhkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian,” ujarnya.
Gubernur menekankan bahwa esensi Pramuka jauh melampaui simbol fisik.
”Menjadi Pramuka bukan sebatas bangga berseragam, mahir berbaris, atau berkemah. Pramuka adalah identitas pemuda yang terus berproses dan berkarya,” tegasnya.
Pemprov Banten berkomitmen untuk terus mendukung penuh Gerakan Pramuka sebagai ruang pembinaan karakter pemuda yang adaptif serta berjiwa sosial tinggi.
”Menjadi Pramuka bukan hanya soal bangga memakai seragam Pramuka, bukan hanya soal baris-berbaris, bukan hanya berkemah, melainkan Pramuka adalah identitas generasi muda yang terus berkarya, Praja Muda Karana,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Banten, Suwaib Amiruddin memaparkan sejumlah agenda yang telah dilaksanakan dalam menyemarakkan peringatan tahun ini, yakni pelepasan Kontingen Jambore Nasional Kwarda Banten sebanyak 437 peserta pada 12 Agustus 2026. Kemudian upacara ucap ulang janji Kwarda Banten di Kwarda Banten pada tanggal 13 Agustus 2026.
”Dan hari ini (kemarin) kita menggelar upacara HUT Pramuka Provinsi Banten 18 Agustus 2026 bersama Pak Gubernur dan jajarannya,” katanya. (mam)
Sumber:


