Pembangunan Huntap Dimulai September
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah audensi bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, belum lama ini. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah melakukan audiensi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia di Learning Center BTN Jakarta, belum lama ini.
Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat progres pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban banjir bandang Lebak Gedong tahun 2020.
Dalam audensinya, Amir menyampaikan bahwa Pemkab Lebak menaruh perhatian penuh dan terus mengawal hak-hak masyarakat korban bencana agar segera mendapatkan hunian yang layak, aman, dan permanen dalam waktu secepat mungkin.
Amir juga melaporkan capaian terkini di lapangan serta beberapa tantangan teknis yang memerlukan intervensi langsung dan sinergi dari Pemerintah Pusat terkait status lahan yang digunakan.
“Kedatangan kami di sini ingin mengetahui secara langsung bagaimana progres pembangunan Huntap Lebakgedong, apa saja yang perlu kami lengkapi dan perbaiki, serta ingin memastikan bahwa program ini berjalan dengan tepat waktu sesuai dengan agenda perencanaan. Kami ingin segera warga kami mendapatkan rumah yang layak," katanya dalam keterangannya, kemarin.
Amir memastikan bahwa setiap program yang akan dikerjakan tidak boleh ada pihak-pihak yang mengatasnamakan lembaga sosial masyarakat untuk mengambil memanfaatkan dan mengambil keuntungan pribadi.
Semuanya harus diterima secara utuh oleh masyarakat penerima.
"Kami harap pembangunan huntap bisa cepat terealisasi, agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat," ujarnya.
Iwan Sutikno, Kepala Disperkim Lebak menyatakan, hasil pembicaraan dengan Sekertaris Direktorat Jenderal Perumahan Pedesaan memastikan bahwa pembangunan huntap tahap pertama akan mulai dibangun pada September, disertai pembangunan fasilitas pendukung seperti jalan, air dan listrik.(fad)
Sumber:

