BJB

Disdukcapil Perbanyak Layanan Jemput Bola

Disdukcapil Perbanyak Layanan Jemput Bola

Disdukcapil Kota Tangerang melakukan pelayanan jemput bola melalui program Disdukcapil Nyaba Sekolah di SMKN 1 Kota Tangerang. -Istimewa -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang terus mendorong peningkatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan memperbanyak layanan jemput bola kepada masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memperluas penggunaan IKD sekaligus memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mengaktifkan identitas digital tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.

Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, R. Rizal Ridolloh, mengatakan peningkatan aktivasi IKD menjadi salah satu perhatian pihaknya dalam mendukung transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.

Menurutnya, salah satu kendala dalam aktivasi IKD adalah masyarakat harus hadir secara langsung karena proses verifikasi dilakukan melalui pemindaian barcode oleh pemilik identitas.

Karena itu, Disdukcapil menghadirkan inovasi pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat dengan pelayanan jemput bola. Melalui pelayanan ini, petugas dapat mendatangi wilayah-wilayah tertentu agar warga lebih mudah melakukan aktivasi IKD.

"Yang pertama memang orangnya harus datang. Karena harus ada barcode yang di-scan oleh orangnya sendiri," ujarnya, Selasa (14/7).

Ia menjelaskan, layanan jemput bola menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat IKD sekaligus mengurangi hambatan dalam proses aktivasi.

Dikatakannya, salah satu program yang dijalankan adalah Dukcapil Nyaba Kelurahan. program tersebut menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung di lingkungan permukiman warga.

Melalui kegiatan tersebut, kata dia, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan seperti pembuatan dokumen kependudukan, tetapi juga dapat melakukan aktivasi IKD dengan pendampingan petugas Disdukcapil.

Ia juga mengatakan, program jemput bola di tingkat kelurahan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama warga yang belum sempat melakukan aktivasi IKD karena keterbatasan waktu maupun jarak.

Selain menyasar permukiman warga, Disdukcapil Kota Tangerang juga memperluas layanan ke sektor pendidikan melalui program Dukcapil Nyaba Sekolah.

Program tersebut dilakukan dengan menyasar siswa yang sudah memasuki usia wajib memiliki KTP serta para guru untuk melakukan perekaman KTP pemula sekaligus aktivasi IKD.

Menurutnya, pendekatan melalui sekolah menjadi langkah strategis karena dapat menjangkau generasi muda yang sudah terbiasa menggunakan layanan berbasis digital.

"Tahun ini kita mulai Dukcapil Nyaba Sekolah. Kegiatannya perekaman KTP pemula, sekalian mengaktivasi IKD bagi murid dan guru-gurunya," ungkapnya.

Sumber: