Pemdes Karet Keruk Lumpur Atasi Genangan
Kades Karet Mudi Kurniawan pimpin warga Kampung Teriti gotong royong bersihkan saluran air. 10 bak mobil lumpur berhasil diangkut demi cegah banjir. -Pemdes Karet for Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SEPATAN — Pemerintah Desa (Pemdes) Karet bersama warga Kampung Teriti, Kecamatan Sepatan menggelar aksi gotong royong besar-besaran untuk membersihkan saluran air (drainase), belum lama ini. Kegiatan tersebut dilakukan guna mengantisipasi banjir dan penyumbatan aliran air di wilayah RW 04.
Kepala Desa Karet Mudi Kurniawan memimpin langsung jalannya aksi bersih-bersih yang melibatkan warga dari empat RT sekaligus, yakni RT 02, 04, 05, dan 06. Menurut Mudi Kurniawan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. Intensitas lumpur yang tinggi di saluran air selama ini dianggap menjadi pemicu utama terhambatnya aliran pembuangan.
"Pemerintah Desa bersama warga turun langsung ke lapangan. Fokus utama kita adalah normalisasi saluran air di Kampung Teriti agar saat hujan turun, air bisa mengalir dengan lancar," ujar Mudi di sela-sela kegiatan, Senin (11/5).
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya tumpukan material yang berhasil diangkat. Kegiatan gotong royong ini berhasil mengangkut sisa sedimen dan lumpur yang dimasukkan ke dalam karung hingga mencapai volume kurang lebih 10 mobil bak terbuka.
Menariknya, pembuangan lumpur hasil pengerukan ini tidak dilakukan sembarangan. Pihak desa telah berkoordinasi dengan warga setempat untuk memanfaatkan material tersebut.
"Karung-karung berisi lumpur ini kami pindahkan ke lahan milik warga yang sedang membutuhkan tanah untuk pengurugan. Jadi, selain saluran jadi bersih, materialnya juga bermanfaat bagi warga lain," tambah Mudi.
Melalui aksi ini, Kades Karet berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan drainase terus meningkat. Ia juga menekankan kegiatan gotong royong seperti ini akan terus digalakkan secara rutin di titik-titik rawan lainnya di Desa Karet. Dengan bersihnya saluran air di RW 04, diharapkan risiko genangan air di Kampung Teriti dapat diminimalisasi secara signifikan, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh warga. (zky)
Sumber:
