BJB FEBRUARI 2026

Porprov Banten 2026 Diproyeksi Dongkrak Ekonomi Tangsel

Porprov Banten 2026 Diproyeksi Dongkrak Ekonomi Tangsel

Wakil Wali Kota Tangsel yang juga Ketua Pengurus Besar (PB) Porprov VIII Banten Pilar Saga Ichsan menjelaskan tentang Porprov di Podcast Ngorek (Ngobrol Redaksi) Tangerang Ekspres, Jumat 8 Mei 2026. (Miladi Ahmad Cemol/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VII tahun 2026 dipastikan bukan hanya menjadi panggung prestasi atlet, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi di Kota Tangerang Selatan.

Pemkot Tangsel memproyeksikan perputaran ekonomi akan meningkat signifikan seiring hadirnya ribuan atlet, ofisial, panitia, hingga suporter selama pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten tersebut.

Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menyebut, Pemkot Tangsel telah menyiapkan anggaran sekitar Rp50 miliar untuk mendukung pembinaan atlet sekaligus penyelenggaraan sebagai tuan rumah Porprov VII Banten 2026.

“Untuk Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah mengalokasikan anggaran di angka Rp50 miliar. Nanti teknisnya melalui hibah KONI Tangerang Selatan, karena itu untuk pembinaan atlet dan juga pelaksanaan penyelenggaraan sebagai tuan rumah,” ujar Pilar saat diwawancarai di siniar Ngorek Tangerang Ekspres, pada Jumat (8/5).

Tak hanya itu, dukungan juga datang dari KONI Provinsi Banten yang menyiapkan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk kebutuhan panitia besar. Menurut Pilar, angka tersebut masih memungkinkan bertambah menyesuaikan hasil verifikasi cabang olahraga.

Porprov Banten VII dijadwalkan berlangsung pada November 2026 selama dua hingga tiga pekan. Ajang ini diperkirakan diikuti sekitar 6.000 atlet dan ofisial, ditambah 2.000 panitia pendukung. Total sekitar 8.000 orang dipastikan akan memadati Tangsel selama pelaksanaan event.

Besarnya jumlah peserta itu diyakini akan membawa dampak ekonomi langsung, terutama bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal.

“Ini akan memberikan dampak ekonomi. Hotel-hotel di Tangsel bintang 3, 4, 5 sudah kita data, semua akan penuh,” katanya.

Tak hanya sektor penginapan, geliat ekonomi juga diprediksi terasa di pusat kuliner, jasa transportasi online, pusat perbelanjaan, hingga usaha kecil masyarakat sekitar venue pertandingan. Ribuan tamu yang datang selama berminggu-minggu dipandang menjadi peluang besar bagi perputaran uang di kota penyangga ibu kota tersebut.

Dari sisi kesiapan, Pilar memastikan sebanyak 52 cabang olahraga telah selesai diverifikasi. Pemkot Tangsel pun mengoptimalkan berbagai fasilitas olahraga yang tersedia, baik milik pemerintah, swasta, kampus, sekolah maupun fasilitas TNI dan Polri.

Sejumlah pembangunan dan renovasi venue juga tengah dikebut. Pemerintah sedang membangun lapangan petanque dan lintasan sepatu roda, serta merenovasi lapangan baseball dan softball demi menunjang kesiapan sebagai tuan rumah.

Meski demikian, ada dua cabang olahraga yang harus digelar di luar Tangsel karena keterbatasan kondisi alam, yakni motocross dan selancar. Motocross direncanakan berlangsung di wilayah Cicangkal atau Kabupaten Tangerang, sementara cabang selancar akan digelar di kawasan pantai seperti Cibobos atau Anyer.

Event ini, kata Pilar, dipandang sebagai momentum memperkuat citra kota modern yang siap menjadi tuan rumah event besar, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.

"Dengan persiapan venue, dukungan anggaran, dan potensi kedatangan ribuan orang, Porprov Banten VII 2026 ini dilihat sebagai mesin penggerak ekonomi baru di Tangsel," ucapnya. (dan)

Sumber: