BJB FEBRUARI 2026

SPMB 2026 Kota Tangsel Akan Terapkan 4 Jalur

SPMB 2026 Kota Tangsel Akan Terapkan 4 Jalur

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni.-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Pemkot Tangsel melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel terus mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 untuk tingkat SD dan SMP.  SPMB 2026 masih mengacu pada empat jalur penerimaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, empat jalur tersebut meliputi jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, serta jalur prestasi. 

"Skema ini dinilai masih relevan dan tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya," ujarnya kepada wartawan, Senin (13/4).

Deden menambahkan, secara umum masih sama seperti tahun lalu, tetap empat jalur, yaitu zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi.

"Jalur prestasi masih menjadi salah satu pilihan bagi calon siswa dengan kuota sekitar 25 persen. Jalur ini mencakup prestasi akademik maupun non-akademik," tambahnya.

Sementara itu, pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan validasi data dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi hingga masyarakat, guna memastikan proses penerimaan berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, sistem pendaftaran juga telah didukung dengan aplikasi digital untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pendaftaran.

“Kami sudah menyiapkan sistem berbasis aplikasi agar prosesnya lebih mudah dan transparan,” tambahnya.

Untuk jadwal pelaksanaan, penerimaan siswa baru tingkat SD dan SMP diperkirakan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli 2026, mengikuti kalender pendidikan yang berlaku.

Pemerintah berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lebih kondusif karena persiapan dilakukan lebih awal, serta mampu meningkatkan minat masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan secara merata.

“Harapannya prosesnya bisa lebih baik dari tahun sebelumnya dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik,” tuturnya. (bud)

Sumber: