BJB FEBRUARI 2026

Disnaker Target Latih Seribu PMI Mahir Bahasa Inggris

Disnaker Target Latih Seribu PMI Mahir Bahasa Inggris

Kepala Disnaker Kota Tange­rang, Ujang Hendra Gunawan.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus memperluas peluang kerja bagi warganya ke luar negeri. Fokus utama saat ini membekali para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan kemampuan bahasa guna menjawab tantangan kompetensi di pasar kerja internasional.

Kepala Disnaker Kota Tange­rang, Ujang Hendra Gunawan mengungkapkan, pihaknya tengah menjalankan pelatihan bahasa yang diikuti oleh 300 siswa dari 18 SMK di Kota Tangerang. Saat ini, konsentrasi utama diarahkan pada penguasaan bahasa Jepang.

”Penguasaan bahasa sering menjadi kendala utama. Oleh karena itu, kami adakan pelatihan ini. Normalnya untuk ke Jepang butuh waktu pelatihan selama 6-8 bulan,” kata Ujang saat ditemui, Senin (13/4).

Ia menilai proses penerimaan seleksi untuk pemberangkatan para pekerja migran melalui tahapan yang cukup ketat, mulai dari pelatihan bahasa, pemberkasan, hingga ujian SSW (Specified Skilled Worker). 

”Setelah lulus, mulai dari tahapan wawancara mereka harus mendapatkan sertifikasi dari Foundation Jepang. Proses total dari pelatihan sampai berangkat bisa memakan waktu 6 hingga 12 bulan,” ujarnya.

Disnaker menargetkan sebanyak seribu orang yang dapat mengikuti pelatihan bahasa pada tahun ini. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya memastikan sosialisasi yang dilakukan ke sekolah-sekolah. 

”Sejauh ini, Nota Kesepahaman (MoU) telah dijalin dengan 63 sekolah di Kota Tangerang,” ungkapnya.

Ujang memaparkan, pada sektor pekerjaan, peluang di Jepang sangat terbuka lebar. Hingga tahun 2032. Ia memperkirakan negara Jepang membutuhkan sekitar 3 juta tenaga kerja.

”Lowongan yang tersedia sangat beragam, mulai dari ground handling di bandara, dunia industri, kesehatan, hingga hospitality. Selain Jepang, sektor hospitality di Turki juga menjadi salah satu tujuan utama,” paparnya.

Tak hanya itu, tambah Ujang,  pihaknya kini tengah menjajaki peluang kerja negara lainnya. Menurutnya, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal di Kementerian Luar Negeri untuk membahas pembukaan lowongan kerja di Eropa, baik wilayah Barat maupun Timur.

”Kami ingin merambah ke Eropa, seperti Jerman dan negara-negara di Eropa Timur. Bidang yang dibutuhkan mulai dari konstruksi, pabrik (factory), hingga kesehatan dan hospitality,” tambah Ujang. 

Meskipun gaji di Eropa Timur relatif lebih kecil dibanding Eropa Barat, kata Ujang, peluang di sana sangat besar karena banyak tenaga kerja lokal mereka yang berpindah ke Eropa Barat.

Dia mengimbau, bagi warga yang berminat menjadi pekerja migran dalam menyongsong karier di luar negeri, diharapkan dapat memantau informasi resmi me­lalui portal resmi Kita Ta­ngerang maupun akun media resmi dan agar terhindar dari prosedur ilegal.

”Masyarakat bisa memantau langsung informasi lowongan dan pendaftaran melalui akun Instagram Disnaker Kota Tange­rang atau media resmi lainnya,” pungkasnya.(ziz)

Sumber: