Lurah Kutabumi Layanan Humanis
BUDAYA 5S: Kelurahan Kutabumi tingkatkan layanan Adminduk dengan fasilitas air mineral gratis dan permen. Lurah Ade Sunaryo juga terapkan budaya 5S agar warga makin nyaman.-Zakky Adnan/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, PASARKEMIS — Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tak hanya sekadar urusan administratif, Kelurahan Kutabumi kini menghadirkan suasana pelayanan bagi warga yang ingin mengurus Adminduk, lebih humanis dan nyaman.
Lurah Kutabumi Ade Sunaryo mengungkapkan, pihaknya kini menyediakan fasilitas berupa air mineral dan permen gratis bagi warga yang datang mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Langkah sederhana ini diambil untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat saat menunggu antrean. Namun, kenyamanan fisik bukan satu-satunya fokus Ade. Ia menekankan kepada seluruh jajarannya untuk wajib menerapkan budaya 5S yaitu, senyum, salam, sapa, sopan dan santun.
”Hal ini merupakan upaya pembiasaan perilaku positif untuk membentuk karakter pegawai yang ramah, komunikatif, dan saling menghormati kepada warga,” ujar Ade Sunaryo.
Ia mengakui, mengubah budaya kerja dan mentalitas pelayanan tidaklah instan. Transisi perilaku ini memerlukan konsistensi agar benar-benar menjadi karakter yang melekat pada setiap petugas.
”Mentransisi budaya tersebut memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi dengan terbiasa dan menjadikannya habit (kebiasaan), karakter itu pasti akan terbentuk,” tambahnya.
Selain meningkatkan kualitas layanan di kantor, Ade Sunaryo juga mengimbau warga yang sudah menetap di wilayah Kutabumi untuk segera mengurus dokumen Adminduk. Hal ini sangat krusial agar warga dapat mengakses hak-hak dasarnya sebagai penduduk Kabupaten Tangerang.
Beberapa manfaat utama dari tertib Adminduk antara lain, akses pelayanan kesehatan, pendidikan dan bantuan sosial. Dengan adanya layanan yang ramah dan fasilitas yang nyaman, pihak Kelurahan Kutabumi berharap masyarakat tidak lagi merasa sungkan atau malas untuk mengurus dokumen kependudukan secara mandiri. (zky)
Sumber:
