Tiga Pintu Masuk Akan Dibuat Videotron
Wali Kota Serang Budi Rustandi saat menerima audiensi PT Serang Gemilang di Pemkot Serang, Kamis (9/4).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai menata ulang tampilan tiga pintu masuk utama sebagai upaya memperkuat citra ibu kota Provinsi Banten. Penataan difokuskan pada kawasan Tol Serang Timur, Serang Barat, serta area pusat kota di sekitar stasiun kereta.
Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan pembenahan ini bertujuan memberikan kesan awal yang lebih baik bagi masyarakat maupun pendatang.
Menurutnya, wajah kota yang tertata menjadi bagian penting dalam membangun identitas daerah.
“Ketika orang masuk ke Serang, kesan pertama harus mencerminkan bahwa ini ibu kota provinsi,” ujarnya, Kamis (9/4).
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemasangan videotron tiga dimensi (3D) di kawasan Serang Timur. Selain memperkuat estetika kota, fasilitas tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai media informasi, termasuk promosi potensi investasi daerah.
Untuk mendukung realisasi program tersebut, Pemkot Serang menggandeng pihak swasta, salah satunya PT Serang Gemilang.
Kerja sama ini dijajaki karena lokasi yang direncanakan berada di area milik perusahaan tersebut.
“Skema kerja sama masih dibahas, bisa sewa atau bentuk lainnya. Yang jelas, program ini diharapkan segera berjalan,” jelasnya.
Penataan di tiap titik akan mengusung konsep berbeda. Kawasan Serang Barat dirancang dengan instalasi lampu akrilik artistik, sedangkan area stasiun dan Tamansari akan ditata lebih rapi dengan dukungan pencahayaan dan videotron.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa penataan pintu masuk kota menjadi bagian dari upaya membangun identitas daerah yang lebih kuat dan tertata.
Menurutnya, wajah kota harus mampu merepresentasikan Serang sebagai pusat pemerintahan Provinsi Banten.
“Kami ingin setiap orang yang datang ke Kota Serang langsung merasakan bahwa ini ibu kota provinsi. Karena itu, penataan kawasan strategis, terutama pintu masuk kota, menjadi prioritas,” katanya.
Pemkot menargetkan penataan ini dapat terealisasi secara bertahap hingga 2027.
Namun, sejumlah titik prioritas diupayakan mulai dikerjakan melalui anggaran perubahan tahun ini agar progres dapat segera terlihat. (ald)
Sumber:
