BJB FEBRUARI 2026

SDN Cikare II Tetap Jaga Kebersihan Sekolah Meski Berpuasa

SDN Cikare II Tetap Jaga Kebersihan Sekolah Meski Berpuasa

JAGA KEBERSIHKAN SEKOLAH: Siswa SDN Cikare II, saat melakukan aksi bersih ling­kungan di saat mereka menjalankan ibadah puasa.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Siswa SDN Cikare II, Keca­matan Cisoka, Kabupaten Tangerang tetap aktif menjaga kebersihan lingkungan sekolah meskipun sedang menjalankan ibadah pua­sa. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pembiasaan hidup bersih sekaligus menjaga semangat siswa agar tetap aktif selama bulan puasa.

Sejak pagi hari, para siswa terlihat membawa peralatan kebersihan seperti sapu, pengki, dan kantong sampah. Mereka membersihkan area kelas serta lingkungan sekolah. Mulai membersihkan halaman, merapikan taman, hingga memungut sampah yang berserakan di sekitar sekolah.

Kepala SDN Cikare II Asep Sunandar me­ngatakan, kegiatan bersih lingkungan tetap dilaksanakan selama bulan Ramadan sebagai bentuk pembiasaan karakter agar selalu peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa menjaga kebersihan lingkungan itu merupakan tanggung jawab bersama. Walau­pun sedang berpuasa, siswa tetap bisa me­lakukan kegiatan positif seperti membersihkan lingkungan sekolah,” ujar Asep Sunandar kepada Tangerang Ekspres, Kamis (5/3).

Menurutnya, kegiatan tersebut juga ber­tujuan agar para siswa tetap aktif dan tidak merasa lemas selama menjalankan ibadah puasa. Dengan aktivitas ringan seperti mem­bersihkan lingkungan, siswa tetap bergerak namun tidak menguras tenaga.

“Kegiatan ini juga menjadi salah satu cara agar siswa tetap bersemangat mengikuti pembelajaran. Jika mereka hanya duduk saja di kelas, terkadang rasa lemas bisa mun­cul. Dengan kegiatan ringan seperti ini, mereka tetap aktif tetapi tidak terlalu berat,” jelasnya.

Asep juga menegaskan, bahwa pihak sekolah selalu mengingatkan siswa agar tidak melaku­kan kegiatan yang terlalu berat selama ber­puasa. Para guru turut mengawasi agar ke­giatan bersih-bersih dilakukan secara santai dan tidak membuat siswa kelelahan.

“Kami selalu mengingatkan siswa agar tidak terlalu memaksakan diri. Karena mereka sedang berpuasa, jadi kegiatan bersih-bersih dilakukan secukupnya saja. Yang penting mereka tetap belajar menjaga lingkungan tanpa merasa terlalu lelah,” katanya.

Ia menambahkan, kebiasaan menjaga ke­bersihan lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi karakter yang melekat pada diri siswa. Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih juga akan membuat proses belajar mengajar menjadi lebih nya­man.

“Kami ingin siswa terbiasa hidup bersih, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan di lingkungan masyarakat. Jika kebiasaan ini sudah tertanam sejak kecil, maka ke depan mereka akan menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan,” ungkap Asep.

Asep berharap, kegiatan sederhana seperti aksi bersih lingkungan dapat terus menum­buhkan rasa tanggung jawab siswa terhadap kebersihan sekolah, sekaligus menjaga se­mangat mereka dalam belajar meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

“Harapannya tentu siswa tetap semangat belajar di bulan Ramadan. Selain menjalankan ibadah puasa, mereka juga tetap bisa mela­kukan kegiatan positif seperti menjaga ke­ber­sihan lingkungan sekolah,” tutupnya.(ran)

Sumber: