BJB FEBRUARI 2026

Hujan Semalaman, Delapan Titik di Kota Tangsel Banjir

Hujan Semalaman, Delapan Titik di Kota Tangsel Banjir

MENGEVAKUASI: Petugas BPBD Kota Tangsel mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat banjir melanda di kawasan Perumahan Pondok Maharta, Pondok Aren.(BPBD Kota Tangsel For Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, PONDOKAREN — Sebagian besar wilayah di Kota Tangsel diguyur hujan sejak Sabtu, 7 Maret 2026 malam hingga Minggu, 8 Maret 2026 pagi. Meski berintensitas ringan hingga sedang, hujan tersebut menyebabkan banjir di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel mencatat sedikitnya delapan titik genangan, baik di kawasan permukiman maupun jalan umum yang hingga Jumat pagi masih terggenang.

Penata Layanan Operasional sekaligus Komandan Regu (Danton) Satgas Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Tangsel Dian Wiryawan mengatakan, genangan mulai terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 dini hari.”Kami menerima informasi banjir mulai terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 00.20 WIB,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (8/3).

Pria yang biasa disapa Bacong ini menambahkan, ketinggian air beragam dan hingga pukul 13.00 WIB sebagian titik sudah mulai surut. Delapan titik banjir tersebut berada di Perumahan Pondok Safari RW 15, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren. Tinggi muka air (TMA) sekitar 25-90 cm, ada 280 kepala keluarga (KK) yang terdampak dan saat ini kondisi sudah surut.

Kemudian di Jalan Ceger Raya, Taman Mangu, Kelurahan Jurangmangu Barat, Pondom Aren. TMA sekitar 20-90 cm dan dampaknya akses jalan raya utama. Saat ini kondisi air ketinggiannya masih sekitar 5 cm. 

Perumahan Pondok Maharta RW 09, RW 10 dan RW 11 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren. TMA sekitar 25-110 cm, ada 600 KK yang terdampak dan kondisi saat ini ketinggian air masig 30-60 cm. ”Kemudian di Perumahan Pondok Kacang Prima RW 17 Kelurahan Pondom Kacang Timur, Pondok Aren, TMA sekitar10-40 cm, ada 90 KK yang terdampak dan kondisi saat ini surut,” tambahnya.

Bacong mengaku, titik lainnya adalah di Kavling Bulak Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, TMA 30-80 cm, ada 50 KK yang terdapat dan kondisi saat ini ketinggian air masig 20 cm. Perumahan Taman Mangu 1 RW 06 Kelurahan Jurangmangu Barat, Pondok Aren, TMA sekitar 25 cm, ada 90 KK yang terdampak dam kondisi saat ini air sudah surut.

Banjir juga terjadi di Jalan Oscar Raya RW 02 Kelurahan Bambu Apus, Kcamatan Pamulang, TMA sekitar 10 cm, akibatnya akses jalan utama warga dan kondisi saat ini air telah surut. ”Terakhir di Kampung Tembok Bolong RW 12 Rempoa, Ciputat Timur, TMA sekitar 45 cm, ada 55 KK yang terdampak dan kondisi saat ini air sudah surut,” jelasnya.

”Kami mengerahkan sekitar 35 petugas dan 4 perahu karet untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan,” tuturnya.

Sementara itu, tim gabungan Pemkot Tangsel bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir di sejumlah titik, seperti di kawasan Maharta, Pondok Kacang Prima, hingga Perumahan Pondok Safari, Jurangmangu Barat. Evakuasi dilakukan menyusul meningkatnya debit air yang merendam permukiman warga akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak dini hari. Sejumlah rumah warga di beberapa titik terdampak genangan dengan ketinggian air yang bervariasi.

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, serta unsur TNI-Polri dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga.

Petugas membantu mengevakuasi warga lanjut usia, anak-anak, serta warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati sementara waktu. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet serta kendaraan operasional milik tim gabungan.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga memastikan keselamatan warga serta membantu memindahkan barang-barang penting milik warga agar tidak terdampak banjir lebih parah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangsel Sutang Suprianto mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan adanya genangan yang mulai merendam permukiman warga di beberapa wilayah.“Begitu kami menerima laporan adanya peningkatan debit air dan genangan di sejumlah titik, tim BPBD bersama unsur gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan ini,” ujarnya.

Sumber: