Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Camara
EVAKUASI: Petugas Tim SAR dan masyarakat mengevakuasi korban tenggelam di pantai Camara Pandeglang, Selasa (17/2/2026).(A Fadilah/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, PANDEGLANG — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang dilaporkan terseret arus ombak di Pantai Camara, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (17/2).
Informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Sammy Alvitrano Nurwahid Prasetyo (17), seorang pelajar asal Tangerang. Korban sebelumnya dilaporkan terseret ombak saat beraktivitas di sekitar pantai. ”Setelah dilakukan upaya pencarian intensif selama dua hari, kemarin dan hari ini, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Vicky Meidy, Dantim Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, kepada wartawan.
Vicky menjelaskan, bahwa pada hari kedua operasi SAR (H.2), tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama melakukan pencarian di laut menggunakan rubber boat Basarnas dengan radius dua nautical mile dari lokasi kejadian perkara (LKP). SRU kedua melakukan penyisiran darat ke arah utara dan selatan masing-masing sejauh dua kilometer, sementara SRU ketiga melaksanakan pencarian visual udara menggunakan drone thermal.”Pada pukul 09.25 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban sejauh sekitar 50 meter dari LKP pada koordinat 6° 35’35.71”S 105°37’23.44”E,” ujarnya.
Setelah korban ditemukan, selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sumur untuk penanganan medis, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.”Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Banten, Unit Siaga SAR Pandeglang, Polsek Cigeulis, Koramil Cigeulis, Dinas Kesehatan, nelayan setempat, potensi SAR Banten, serta masyarakat sekitar,” paparnya.
Ketua Balawiata Pandeglang Agus Taufik menambahkan, diarngimbau kepada pengunjung pantai, agar lebih waspada dan memperhatikan arahan tim Balawiata saat bermain air di pantai. ”Kami tidak pernah bosan-bosan memberikan peringatan kepada setiap pengunjung pantai, karena ombak laut saat ini sedang naik dan membahayakan jika kita tidak waspada,” ucapnya.(fad)
Sumber:

