Persambi Minta Sambo Main di Porprov 2026
Ketua Umum Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Tangsel Heris Cahya Kusuma.-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, PAMULANG—Cabang olahraga Sambo hingga saat ini belum dipertandingkan secara resmi di tingkat Provinsi Banten. Namun, Sambo telah resmi dipertandingkan pada PON Aceh-Sumatera Utara lalu. Hal tersebut menjadi bukti bahwa Sambo telah diakui secara nasional.
Ketua Umum Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Tangsel Heris Cahya Kusuma mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan Ketua KONI Tangsel yang baru, agar Sambo dapat masuk dan dipertandingkan secara resmi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Bukan sekadar sebagai cabang olahraga eksibisi.
“Karena Sambo sudah resmi dipertandingkan di PON, maka seharusnya di Porprov juga sudah masuk sebagai nomor pertandingan resmi, bukan eksibisi,” ujarnya, Rabu 28 Januari 2026.
Heris menambahkan, pada PON Aceh–Sumut lalu, Sambo menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali untuk Provinsi Banten. Bahkan, salah satu peraih medali emas berasal dari atlet Kota Tangsel.
“Kebetulan pada PON kemarin saya juga menjadi manajer tim Sambo Banten. Kami menurunkan tiga atlet dan berhasil meraih dua medali emas serta satu medali perunggu. Dari dua emas itu, satu berasal dari atlet Tangsel,” tambahnya.
Selain telah dipertandingkan di PON, Sambo Tangsel juga telah memenuhi salah satu syarat Porprov, yakni pernah menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda). Kejurda Sambo sendiri telah dilaksanakan di Kota Tangsel pada 2023.
Terkait persiapan menuju Porprov 2026, Sambo Kota Tangsel saat ini memiliki sekitar 10 atlet aktif. Program latihan dilakukan secara rutin, meliputi latihan fisik, teknik, serta bantingan.
Untuk pendalaman teknik, sebagian atlet juga dikirim ke pusat pelatihan di Karawang. “Komposisi atlet ada putra dan putri namun memang, masih didominasi atlet putra,” tuturnya.
Apabila Sambo resmi dipertandingkan di Porprov Banten 2026, Sambo Tangsel menargetkan meraih juara umum. Dari sekitar 10 kelas yang berpotensi dipertandingkan, Tangsel menargetkan minimal 6 hingga 7 medali emas.
“Kami sudah melakukan pemetaan kelas. Di beberapa nomor kami punya atlet unggulan,” ungkapnya.
Untuk kekuatan daerah lain di Banten, Heris dinilai relatif merata. Namun, secara nasional meskipun ada daerah yang lebih kuat, Sambo Tangsel masih sangat kompetitif.
Sambo Kota Tangsel sendiri berdiri sejak tahun 2021, dengan mayoritas atlet berusia di bawah 30 tahun.
”Usia ini masih sangat ideal untuk berprestasi, mengingat Sambo merupakan cabang olahraga yang mengandalkan kekuatan fisik,” tutupnya. (bud)
Sumber:

