BJB NOVEMBER 2025

DPRKP Bangun 389 Unit RTLH Jadi Layak Huni

DPRKP Bangun 389 Unit RTLH Jadi Layak Huni

Gubernur Banten Andra Soni meninjau pembangunan rumah RTLH di Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Senin (20/1). (PEMPROV BANTEN FOR TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Pekerjaan Rumah dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten mencatat sepanjang 2025 telah berhasil meningkatkan kualitas 389 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi layak huni di berbagai kabupaten dan kota.

Kepala DPRKP Provinsi Banten, M Rach­mat Rogianto mengatakan dari total 389 unit RTLH, paling banyak berada di Kabu­paten Pandeglang sebanyak 133 unit, di­su­sul Kabupaten Lebak sebanyak 129 unit.

"Sisanya tersebar di kabupaten/kota lain, termasuk di Kabupaten Tangerang sebanyak 19 unit," katanya, Selasa (20/1).

Terbaru pihaknya telah membangun dua rumah di Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang yang ditempati oleh Suwandi dan Amenah. 

Ia menjelaskan, pemba­ngunan dua unit rumah di Palasari menggunakan stok bantuan material yang telah disiapkan dari anggaran tahun sebelumnya. Strategi ini me­mung­kinkan penanganan bencana dilakukan tanpa me­nunggu tahun anggaran baru.

"Kita menggunakan stok yang sudah ada. Stok ini memang disiapkan agar ketika terjadi bencana, kita bisa langsung mengirim bantuan dan membangun tanpa me­nunggu proses penganggaran baru," terang. 

Sementara itu, Gubernur Andra Soni meninjau dua unit rumah bantuan bencana yang ditempati oleh Suwandi dan Amenah, warga Kampung Palasari. Rumah tersebut di­bangun menggunakan tekno­logi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai 55 persen.

Gubernur Andra Soni mene­gaskan bahwa pembangunan ini merupakan respons cepat pemerintah atas usulan kepala desa setempat untuk warga yang terdampak bencana.

“Dua rumah ini merupakan usulan dari kepala desa. Pe­merintah Provinsi Banten berkomitmen memastikan pro­ses pembangunannya ber­jalan sesuai standar, se­hingga nantinya dapat segera ditempati dengan layak oleh penerima manfaat,” ujarnya yang didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra.

Selain sektor perumahan, Andra juga meninjau rencana pelaksanaan program infra­struktur 'Bang Andra' di wilayah tersebut. Pemprov Ban­ten merencanakan pemba­ngunan satu ruas jalan desa di Palasari sepanjang 1,1 kilo­meter dengan konstruksi beton.

"Pembangunan jalan desa ini diharapkan dapat me­ningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar aktivitas eko­nomi, serta menunjang mobi­litas masyarakat, termasuk kemudahan akses menuju sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan," ungkapnya. (mam)

Sumber: