BJB NOVEMBER 2025

Ogah Bayar, Penumpang Ojol Ngajak Berantem

Ogah Bayar, Penumpang Ojol Ngajak Berantem

Seorang pria yang merupakan penumpang ojol (kanan) nyaris adu jotos dengan warga lantaran tak mau membayar ongkos ojol.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, PINANG — Miris, seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban penipuan pe­numpangnya. Pasalnya, pa­sangan suami istri usai di­an­tar pengemudi ojol dari Stasiun Pesing, Jakarta Barat sampai Kampung  Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Ta­nge­rang malah tidak mau mem­bayar ongkosnya. Video kejadian tersebut viral diber­bagai platform media sosial.

”Seorang pengemudi ojol menjadi korban penumpang tak bayar perjalanan dari Sta­siun Pesing, Jakarta Barat me­nuju kawasan Neroktog, Kecamatan Pinang, pada Senin (19/1) pada pukul 14.30 WIB,” tulis akun Instagram @jabo­detabek24jam. 

Sedangkan pada akun X mi­lik @b3doel_ menyebutkan, sang driver Ojol mengaku me­nerima orderan dari titik penjemputan Stasiun Pesing dengan tujuan Warung Sanda Sandy, wilayah Naroktog, Ke­camatan Pinang.

Diketahui, penumpang sang Ojol tersebut merupakan pa­sa­ngan suami istri meminta menggunakan satu motor. De­ngan itikad niat baik, sang Ojol pun menyetujuinya. Ter­lebih kedua calon penum­pangnya berbadan kurus se­hingga bisa sekaligus dibawa dalam satu motor.

Sesampainya tiba di titik lo­kasi tujuan, kedua penum­pang berdalih mengambil uang terlebih dahulu menuju rumahnya di sekitar titik pe­ngantaran. Sang driver yang menunggu di pinggir jalan, tak lama kemudian, sejumlah warga setempat menghampiri dan memberi tahu bahwa pa­sangan tersebut memang kerap kali melakukan modus serupa, bahwa penumpangnya tersebut kerap naik ojek tetapi tidak pernah mau mem­ba­yarnya.

Setelah ditunggu sekira 15 menit lamanya, penumpang tersebut menghampirinya de­ngan tidak mengenakan baju. Bukannya membayar ongkos ojeknya, malah me­ngajak berkelahi. Kejadian tersebut memicu warga sekitar kesal atas ulah penumpang ojol tersebut. Sehingga nyaris adu jotos seorang warga de­ngan penumpang tersebut.

”Bensin saya habis dari Pe­sing anter kesini. Ongkosnya Rp57 ribu,” ungkap sang Ojol.

Pasangan suami istri tersebut jika memesan ojol kerap titik tujuan Warung Sanda Sandy yang ternyata merupakan wa­rung milik orang lain dan bukan alamat rumah mereka.

“Informasi dari warga, me­reka sudah sering seperti itu,” ujar sang driver.

Menurut sang ojol memba­gikan video ini ke media sosial agar para pengemudi ojol lain lebih waspada dan tidak men­jadi korban berikutnya.

ia berharap laporannya bisa membantu rekan-rekan sepro­fesi untuk mengenali modus penipuan penumpang yang kerap terjadi di kawasan ter­sebut. (ziz)

Sumber: