BJB NOVEMBER 2025

Untuk Pemetaan dan Riset, DPUPR Terbangkan Drone ke Lokasi Longsor

Untuk Pemetaan dan Riset, DPUPR Terbangkan Drone ke Lokasi Longsor

Plt Kepala DPUPR Kabupaten Serang Febrianto saat diwawancarai wartawan di lokasi pengungsian, Kamis (8/1). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Pe­ker­jaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabu­paten Serang telah mener­bangkan drone ke lokasi longsor di Gunung Kaupas, Desa Kadubeureum, Keca­matan Padarincang, Kabu­paten Serang, Rabu (7/1). 

Drone diterbangkan de­ngan tujuan untuk mela­kukan pemetaan dan riset secara menyeluruh terha­dap kondisi longsor, supa­ya nantinya dapat melaku­kan penanganan lebih lanjut.

Plt Kepala DPUPR Kabu­paten Serang Febrianto mengatakan, penanganan longsor di Gunung Kaupas, Desa Kadubeureum, Keca­matan Padarincang terus dilakukan dan yang terbaru telah menerbangkan drone ke lokasi longsor.

Hal ini dilakukan untuk pemetaan dan riset lebih dekat agar lebih efektif, supaya penanganan selan­jut­nya dapat berjalan lan­car dan menemukan solusi.

"Hasil drone itu nanti kita riset bareng-bareng dengan BPBD dan dinsos kita akan kerja sama, nan­tinya kita lakukan pena­nganan selanjutnya," kata­nya, Kamis (8/1).

Febrianto mengatakan, pengangkutan material bebatuan dan tanah hasil longsor ke lokasi kejadian sementara belum bisa dilakukan karena kontur tanahnya masih labil.

Sehingga, dikhawatirkan jika alat berat masuk ke lokasi kejadian dapat menimbulkan getaran kuat, yang membuat tanah sekitar malah longsor susulan.

"Belum berani kita kirim alat berat ke sana, karena kontur tanahnya masih labil khawatir nantinya malah terjadi longsor susulan. Terlebih, kata Ibu Bupati tunggu suasana tanah kering biar tidak labil baru kita evakuasi ke titik nol," ujarnya.

Dikatakan Febrianto, saat ini pihaknya bersama tim ga­bungan lainnya terus mela­kukan siaga dan aktif mem­bersamai warga terdampak di lokasi pengungsian.

"Ini sebagaimana saran dari Bupati Serang Ratu Rach­matuzakiyah, insya Allah nanti sudah ada hasil pemetaan dan risetnya," ucapnya. (agm)

Sumber: