Untuk Pemetaan dan Riset, DPUPR Terbangkan Drone ke Lokasi Longsor
Plt Kepala DPUPR Kabupaten Serang Febrianto saat diwawancarai wartawan di lokasi pengungsian, Kamis (8/1). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang telah menerbangkan drone ke lokasi longsor di Gunung Kaupas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu (7/1).
Drone diterbangkan dengan tujuan untuk melakukan pemetaan dan riset secara menyeluruh terhadap kondisi longsor, supaya nantinya dapat melakukan penanganan lebih lanjut.
Plt Kepala DPUPR Kabupaten Serang Febrianto mengatakan, penanganan longsor di Gunung Kaupas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang terus dilakukan dan yang terbaru telah menerbangkan drone ke lokasi longsor.
Hal ini dilakukan untuk pemetaan dan riset lebih dekat agar lebih efektif, supaya penanganan selanjutnya dapat berjalan lancar dan menemukan solusi.
"Hasil drone itu nanti kita riset bareng-bareng dengan BPBD dan dinsos kita akan kerja sama, nantinya kita lakukan penanganan selanjutnya," katanya, Kamis (8/1).
Febrianto mengatakan, pengangkutan material bebatuan dan tanah hasil longsor ke lokasi kejadian sementara belum bisa dilakukan karena kontur tanahnya masih labil.
Sehingga, dikhawatirkan jika alat berat masuk ke lokasi kejadian dapat menimbulkan getaran kuat, yang membuat tanah sekitar malah longsor susulan.
"Belum berani kita kirim alat berat ke sana, karena kontur tanahnya masih labil khawatir nantinya malah terjadi longsor susulan. Terlebih, kata Ibu Bupati tunggu suasana tanah kering biar tidak labil baru kita evakuasi ke titik nol," ujarnya.
Dikatakan Febrianto, saat ini pihaknya bersama tim gabungan lainnya terus melakukan siaga dan aktif membersamai warga terdampak di lokasi pengungsian.
"Ini sebagaimana saran dari Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, insya Allah nanti sudah ada hasil pemetaan dan risetnya," ucapnya. (agm)
Sumber:

