BJB NOVEMBER 2025

Longsor Hantam Desa Carenang-Cisoka, Enam Rumah Warga Terdampak

Longsor Hantam Desa Carenang-Cisoka, Enam Rumah Warga Terdampak

BANTUAN: Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah didampingi Camat Cisoka Sumartono meninjau lokasi longsor di Desa Carenang dan memberi bantuan.(Dok. Polresta Tangerang)--

TANGERANGEKSPRES.ID, CISOKA — Hujan dengan inten­sitas tinggi yang mengguyur wi­layah Kabupaten Tangerang me­nyebabkan terjadinya tanah longsor di Kampung Selapajang, Desa Carenang, Kecamatan Ci­soka, Kabupaten Tangerang. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabu­paten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, peristiwa tersebut dipicu oleh kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kata dia, longsor terjadi di area bantaran Sungai Cidurian dan berdampak langsung pada enam rumah warga

”Longsor terjadi di bantaran Sungai Cidurian setelah hujan deras. Material tanah yang berge­rak menggerus area sekitar permu­kiman sehingga enam rumah warga terdampak,” jelasnya, Rabu 7 Januari 2026. 

Ia menjelaskan, BPBD menerima laporan kejadian sekitar pukul 08.42 WIB dan segera mengerah­kan personel dari Pos Cisoka untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi tidak lama setelah laporan diteri­ma dan langsung berkoordinasi dengan aparatur desa, kecamatan, serta unsur TNI-Polri.

”Petugas langsung melakukan asesment cepat untuk memastikan tidak ada korban jiwa dan menilai tingkat kerusakan yang terjadi, ” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerugian material akibat longsor ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta. Meski demi­kian, situasi di lokasi kini sudah dinyatakan aman dan terkendali setelah dilakukan penanganan awal.

Taufik mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wila­yah rawan longsor dan bantaran su­ngai, agar meningkatkan ke­waspa­daan di tengah musim hujan.

”Kami mengingatkan warga un­tuk selalu waspada, terutama jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi lama. Apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan, segera mela­por agar bisa ditangani lebih ce­pat,” jelasnya.(sep)

 

Sumber: