BJB FEBRUARI 2026

Polisi Dalami Penyebab Pria Tenggelam di Sungai Cirarab, Kumpulkan Keterangan Saksi

Polisi Dalami Penyebab Pria Tenggelam di Sungai Cirarab, Kumpulkan Keterangan Saksi

TENGGELAM: Polisi masih mendalami keterangan saksi terkait tenggelamnya pria di Sungai Cirarab.(Dok. Polresta Tangerang)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Polresta Ta­ngerang merespons informasi yang beredar di masyarakat terkait penyebab tenggelam­nya seorang pria bernama Ahyar (28) di Sungai Cirarab, tepatnya di depan TPA Jati­waringin, Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kom­bes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, sejak peristiwa tenggelamnya korban dike­tahui, fokus utama kepolisian adalah melakukan pencarian dan evakuasi korban.

”Prioritas kami adalah pe­nyelamatan dan pencarian korban. Tim gabungan lang­sung diterjunkan ke lokasi,” ujar Indra Waspada, Senin (5/1/2026).

Korban akhirnya ditemukan pada Jumat (2/1/2025) sekitar pukul 12.10 WIB oleh tim ga­bungan personel Polsek Mauk, BPBD, Damkar, petugas TPA, serta anggota Polair Pol­resta Tangerang.

Jasad korban kemudian di­bawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan visum et reper­tum. Berdasarkan hasil visum sementara, tidak ditemukan tanda luka atau kekerasan akibat benda tumpul pada tubuh korban.

“Keluarga korban juga telah menyatakan tidak bersedia dilakukan  autopsi dan meng­anggap peristiwa ini sebagai musibah. Korban dibawa pi­hak keluarga untuk dima­kamkan,” jelas Indra Waspada.

Terkait informasi yang ber­edar, korban tenggelam ka­rena ketakutan didatangi oknum ormas lantaran diduga menjual obat keras daftar G tanpa izin, Indra Waspada menyatakan hal itu masih dalam tahap pendalaman.

“Informasi-informasi yang beredar tentu kami tampung dan dalami. Saat ini kami ma­sih mengumpulkan kete­rangan saksi-saksi serta fakta di lapangan untuk memasti­kan kronologi kejadian secara utuh,” kata Indra Waspada.

Dia menambahkan, dari keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa, korban diketahui tenggelam di Sungai Cirarab. Namun, kepolisian belum dapat menyimpulkan dugaan adanya peristiwa lain sebelum korban tercebur.

“Kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pendalaman. Setiap informasi kami klarifikasi berdasarkan fakta dan bukti,” pungkasnya.(sep)

 

Sumber: