Diduga Trafo Meledak, Pabrik Bohlam Terbakar
Petugas damkar saat memadamkan api yang melanda PT Global Teguh Indonesia, pabrik yang memproduksi bohlam di Jalan Pembangunan 1, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (16/9). -Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -
Mahdiar menambahkan, ketersediaan sumber air menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Namun, petugas telah mengambil sumber air dari wilayah terdekat sehingga kendaraan pemadam dapat terus bergerak melakukan penanganan.
“Kalau kendala, satu, di mana-mana rata-rata dengan musim kemarau ini adalah sumber air. Tapi tadi kita ambil di Ambung, Batu Sari, kalau tidak salah, di dekat sini, area terdekat. Dengan tersedianya air itu, teman-teman bisa mobile,” tuturnya.
Penanganan juga dibantu empat unit tangki air serta dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup, relawan, tenaga kesehatan dan unsur TNI-Polri. Dukungan tersebut membantu petugas memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman berlangsung.
Mahdiar mengatakan, asap yang ditimbulkan kebakaran juga berangsur menipis seiring api mulai dapat dikendalikan. Namun, pihaknya tetap meminta tenaga kesehatan di wilayah untuk melakukan pemantauan terhadap kemungkinan dampak asap.
“Yang pasti secara berangsur nanti setelah apinya juga sudah mulai habis, asapnya sendiri pasti akan berangsur lebih tipis lagi. Memang kondisi bahan yang terbakar tadi mungkin masih cukup banyak, itu berakses kepada asap yang lebih tebal. Tapi sekarang sudah berangsur lebih tipis,” ujarnya.
Hingga penanganan berlangsung, belum ada laporan korban jiwa. Mahdiar mengatakan pihaknya tetap berkoordinasi dengan unsur kesehatan untuk memantau kondisi di sekitar lokasi kebakaran.
“Untuk sementara tidak ada. Tapi kita pastikan teman-teman kesehatan di wilayah untuk bisa memantau. Siapa tahu kondisi asap pasti akan juga punya dampak sampai kejadian nanti selesai pemadaman,” pungkasnya. (mg-9/esa)
Sumber:
