BJB FEBRUARI 2026

Polsek Panongan Dukung Program Ketahanan Pangan

Polsek Panongan Dukung Program Ketahanan Pangan

JAGUNG: Anggota Polsek Panongan, saat melakuĀ­kan monitoring ketahan pangan di Desa Rancah, Kecamatan Panongan.(Dok. Polsek Panongan)--

TANGERANGEKSPRES.ID, PANONGAN — Komitmen dalam mendukung program keta­hanan pangan terus ditunjukkan Polsek Panongan. Bersama masyarakat, jajaran kepolisian setempat secara konsisten menjalankan program pertanian yang telah berlangsung cukup lama dan hingga kini tetap berkelanjutan.

Program ketahanan pangan tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan lahan produktif dengan menanam jagung hibrida. Bahkan, hasil kerja sama antara Polsek Panongan dan masyarakat telah beberapa kali membuahkan hasil panen yang dinilai mampu membantu meningkatkan ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Panongan.

Kapolsek Panongan, Iptu Irrandui Aritonang, mengatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah sekaligus upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Program ini bukan hanya soal pertanian, tetapi bagaimana kami hadir di tengah masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri juga ikut bekerja dan berkontribusi langsung,” ujar Iptu Irrandui Aritonang kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 8 April 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan penanaman jagung hibrida dilakukan secara gotong royong, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen. Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi nilai penting dalam keberhasilan program. “Kami bersama warga turun langsung ke lapangan. Mulai dari menanam hingga panen dilakukan bersama. Ini menjadi bentuk sinergi yang nyata antara Polsek dan masyarakat,” katanya.

Iptu Irrandui menambahkan, keberhasilan panen jagung hibrida yang telah dilakukan beberapa kali menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan mampu berjalan secara berkesinambungan apabila dilakukan dengan komitmen bersama. “Alham­dulillah, panen sudah beberapa kali dilakukan dan hasilnya cukup baik. Ini menunjukkan bahwa apabila dikelola dengan serius, lahan yang ada bisa memberikan manfaat ekonomi maupun pangan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap program tersebut dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kemandirian pangan berbasis kolaborasi.

“Kami berharap kegiatan ini terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang terlibat. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polsek Panongan akan terus mendampingi masyarakat dalam menjaga keberlangsungan program tersebut, termasuk memberikan motivasi serta dukungan koordinasi dengan pihak terkait.

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui program ketahanan pangan ini, kami ingin memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” tutupnya.(ran)

Sumber: