diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Pansel Lelang Jabatan Telusuri Rekam Jejak Peserta

Pansel Lelang Jabatan Telusuri Rekam Jejak Peserta

Papan nama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangsel. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Proses lelang jabatan lima Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) Eselon II.b di lingkungan Pemkot Tangsel terus berjalan. Setelah tahapan pendaftaran dan seleksi admi­nistrasi, peserta telah men­jalani asesmen dan tes ke­sehatan.

Lima kursi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) Eselon II.b di lingkungan Pemkot Tangsel yang dilelang adalah Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Kepa­la Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Staf Ahli Ke­masyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Kepala Dinas Perin­dustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tangsel Wahyudi Leksono mengata­kan, saat ini proses lelang ja­batan memasuki tahapan penilaian rekam jejak oleh Inspektorat.

“Kita sudah melakukan ases­men dan tes kesehatan. Se­­karang masuk tahapan pe­nilaian rekam jejak. Untuk hasil tes kesehatan memang belum keluar dari Dinas Ke­sehatan,” ujarnya kepada Ta­ngerang Ekspres, Rabu (4/3).

Wahyudi menambahkan, penilaian rekam jejak dilaku­kan melalui evaluasi dari rekan sejawat, pimpinan, maupun bawahan. Dalam proses ter­sebut terdapat sejumlah per­tanyaan yang harus dijawab peserta sebagai bagian dari penilaian.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti tahapan penulisan makalah yang dijadwalkan berlangsung pekan depan di laboratorium CAT. Makalah tersebut kemudian dipresen­tasikan dan dilanjutkan de­ngan wawancara bersama pa­nitia seleksi (pansel).

”Penulisan makalah kita jad­walkan pada 12 Maret 2026 dan presentasi dan wawancara dari 30 Maret sampai 1 April 2026,” tambahnya.

Dari total sekitar 50 pen­daftar, hanya 25 orang yang dinyatakan lolos seleksi ad­ministrasi dan berhak meng­ikuti tahapan selanjutnya. “Nanti akan diumumkan hasil penilaian dan diambil tiga besar dari masing-masing OPD. Setelah itu ada wawan­cara dengan wali kota,” jelas­nya.

Menurutnya, setiap tahapan memiliki bobot penilaian, mu­lai dari aspek kesehatan, kesiapan fisik, hingga mental. Diharapkan pada April men­datang sudah diketahui pe­menang lelang jabatan ter­sebut.

Selain lima OPD yang dile­lang, masih terdapat dua OPD lain yang saat ini kosong, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tangsel.

Untuk jabatan Kepala Duk­­capil, tidak melalui mekanisme lelang jabatan karena pe­neta­pannya menjadi kewenangan Kementerian Dalam Negeri. “Kalau Dukcapil, SK-nya dari Menteri Dalam Negeri dan setelah diumumkan akan di­lantik,” tuturnya.

Sementara itu, untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menggunakan sistem merit. Namun sebelum dite­rapkan, sistem tersebut harus melalui evaluasi kembali oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kami harus melakukan eva­luasi sekali lagi oleh BKN sampai arah merit sistemnya sudah benar atau belum. Setelah evaluasi dan laun­ching, baru bisa kita gunakan merit sistem,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, untuk pengisiaan kursi jabatan Dinas Perpus­takaan dan Kearsipan akan menggunakan sistem merit.

Sumber: