BJB NOVEMBER 2025

Puluhan Warga Batuceper Terjangkit DBD

Puluhan Warga Batuceper Terjangkit DBD

Petugas Puskesmas Batusari, Adiyaksa tengah menunjukan data penanganan kasus DBD, Selasa 6 Januari 2026.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-

Menurut Hikam, kondisi ini menunjukkan bahwa peran dan tanggung jawab RT dan RW dalam upaya pencegahan serta penanganan kasus DBD masih perlu dievaluasi secara serius. Ia berharap kelurahan dapat memberikan peringatan dan pembinaan agar struktur kewilayahan di tingkat bawah lebih responsif terhadap per­soalan kesehatan warga.

“Kami berharap ada kete­gasan, evaluasi dan peringatan dari kelurahan untuk para RT RW-nya, Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Kesehatan warga harus menjadi prioritas utama,” pung­kasnya.

Kasus DBD khususnya di lingkungannya di RT 02 RW 06 menjadi pengingat bahwa penanganan penyakit berbasis lingkungan tidak cukup dila­kukan secara reaktif. Diper­lukan peran aktif seluruh un­­sur wilayah, terutama RT dan RW, agar pencegahan dapat berjalan efektif dan ke­­­­se­lamatan warga lebih ter­jamin.

Sementara itu, Petugas Pus­kesmas Batusari, Adiyaksa selaku  Penanggung Jawab penanganan kasus DBD, me­ngatakan,  selama ini pihaknya menangani sebanyak 29 kasus DBD dan 73 Demam bisa. Pe­nanganan kasus DBD dila­ku­kan berdasarkan laporan resmi dari rumah sakit dan hasil pemantauan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

“Setelah laporan kasus DBD masuk dari rumah sakit, kami langsung melakukan penye­lidikan epidemiologi ke lapa­ngan, memeriksa jentik, di­lan­jutkan dengan kerja bakti, penyuluhan, dan fogging bila diperlukan,” kata Adiyaksa.

Dia menambahkan, di wila­yah kerja Puskesmas Batusari terdapat 16 kader Jumantik sesuai jumlah Posyandu. Se­lain itu, pada tahun 2026 pi­haknya mulai menjalankan program Jumantik Sekolah yang melibatkan Dokter Kecil, Penanggung Jawab UKS, dan Kesehatan Remaja.

Adiyaksa menyebut pening­katan kasus DBD umumnya terjadi pada bulan Juni, Juli, dan November 2025, seiring meningkatnya curah hujan. Pihak puskesmas pun meng­im­bau masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus. (ziz)

Sumber: