Bulan Sya’ban, Salah Satu Musim Kebaikan dan Berkah, Yuk Kita Banyak Berpuasa

Bulan Sya’ban, Salah Satu Musim Kebaikan dan Berkah, Yuk Kita Banyak Berpuasa

TangerangEkspres.co.id - Apabila kita menilik kepada para pendahulu kita yang saleh, kita akan dapati mereka benar-benar memanfaatkan bulan Sya'ban untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Sya'ban adalah satu bulan sebelum datangnya bulan Ramadan. Apa saja ibadah yang dilakukan para salafus saleh saat bulan Sya'ban? Dikutip dari atsar.id, salah satu ibadah yang dilakukan pendahulu kita yang saleh ialah puasa. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam banyak berpuasa ketika bulan Sya'ban. Puasa tersebut dilakukan melebihi banyaknya dari puasa di bulan-bulan lain selain Ramadan. Saking banyaknya berpuasa, para periwayat hadits mengibaratkan bahwa Rasulullah berpuasa selama sebulan penuh (padahal tidak sebulan penuh). Sebagaimana hadits dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu anha bahwa (yang artinya), "Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyempurnakan puasa selama satu bulan kecuali pada puasa Ramadan dan aku tidak penah melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan Sya'ban." (H.R. al-Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156). Dalam riwayat Muslim no. 1156 disebutkan bahwa (yang artinya), "Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa di bulan Sya'ban kecuali hanya beberapa hari saja (beliau tidak berpuasa)." Oleh karena itu sudah sepantasnya bagi seorang mukmin untuk meneladani Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Lalu bagaimana cara puasa Sya'ban? Tak ada hadits shahih yang menjelaskan tata cara puasa Sya'ban. Seorang mukmin bisa melakukan puasa Sya'ban dengan cara satu hari puasa, satu hari berbuka seperti puasa Nabi Daud. Atau berpuasa beberapa hari lalu berbuka beberapa hari. Atau juga bisa berpuasa terus menerus hingga satu atau dua hari menjelang Ramadan lalu berbuka. (*) Penulis: Sutanto Ibnu Omo Editor: Sutanto Ibnu Omo

Sumber: