Arsenal vs T. Hotspur (2-2), Kane Dituding Berpura-Pura

PENYERANG Tottenham Hotspur Harry Kane menjadi sasaran gunjingan para pandit. Kane dianggap melakukan diving atau berpura-pura dilanggar oleh bek Arsenal Sokratis Papastathopoulos di menit ke-85 kemarin (2/9). Dalam Derbi London Utara di Emirates Stadium tersebut skor akhir pertandingan adalah 2-2. Spurs unggul 2-0 lebih dahulu atas Arsenal. Masing-masing lewat gol Christian Eriksen menit ke sepuluh dan penalti Kane (40'). Lantas The Gunners menyamakan skor lewat Alexandre Lacazette (45+1') dan Pierre-Emerick Aubameyang (71'). Nah, tudingan Kane melakukan kecurangan terjadi pada menit ke-85. Kane yang mencoba merangsek ke area penalti Arsenal tiba-tiba dari belakang tertubruk oleh bek Arsenal Sokratris. Setelah dilakukan pengecekan lewat Video Assistant Referee (VAR) maka wasit Martin Atkinson tak menyatakan pelanggaran Sokratis layak berbuah penalti. Setelah pertandingan Kane dalam wawancara dengan Sky Sports menolak tudingan tukang kibul di area penalti. Menurut peraih gelar Golden Boot atau pemain tersubur 2015-2016 dan 2016-2017, situasi yang dihadapinya fifty-fifty. "Pemain belakang melakukan tekel kepada saya, dia datang menyeruduk saya dari belakang, dan saya berhak dihadiahi penalti. Mungkin dalam perspektif wasit saya seperti pemain yang sengaja mencari kesempatan itu,” ucap Kane. Dalam siaran ulang terlihat memang ada benturan kaki Sokratis dengan Kane. Namun senggolan kaki-kaki Sokratis dengan Kane tak terlalu keras. Sehingga wasit urung memberikan penalti kedua buat Spurs di laga itu. Pada babak pertama, di menit ke-38, gelandang dan kapten Arsenal Granit Xhaka menjatuhkan diri menekel Son Heung-min di kotak penalti. Wasit Atkinson langsung menunjuka titik putih dan Kane dengan sempurna menjadi algojo. Satu gol kemarin membuat Kane kini sejajar dengan dua nama dalam hal produktivitas Derbi London Utara. Yakni Emmanuel Adebayor dan Bobby Smith yang masing-masing sama mencetak sepuluh gol. Sedangkan pelatih Spurs Mauricio Pochettino setelah pertandingan kepada Football London mengatakan tak akan mau berkomementar soal wasit ataupun penggunaan VAR. Buatnya aturan adalah regulasi yang harus dipatuhi semua orang di lapangan. "Saya tak tahu dengan situasi tersebut. Dalam situasi seperti ini ada baiknya tak terlalu banyak mengumbar omongan dan kami menerima apapun keputusan wasit,” ucap mantan pelatih Espanyol dan Southampton itu. Sementara itu, kolomnis wasit Daily Mail Mark Clattenburg menulis kalau keputusan Atkinson sangat tepat. Tak ada penalti. “Kane memakai tubuh dan tangannya untuk seolah-olah membuat benturan dan VAR mengecek dengan tepat soal insiden itu,” tulis Clattenburg. Sementara itu pemain Arsenal Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang merasa Arsenal lebih pantas menang atas Spurs ketimbang hasil imbang. Lacazette menilai Spurs beruntung punya kiper kawakan pada diri Hugo Lloris. Kiper timnas Prancis itu menjadi momok untuk Arsenal dalam Derby London Utara. Lloris berulang kali menggagalkan tembakan pemain The Gunners. Tercatat Lloris menjadi batu sandung Arsenal dengan menggagalkan enam peluang gol dengan aksi penyelamatannya, yang dua di antaranya mementahkan tembakan Lacazette. Ada pula aksi spektakuler Lloris saat menghalau bola tembakan jarak jauh Dani Ceballos. "Saya mencetak gol dan semua orang senang memasuki paruh waktu. Saya pikir Tottenham bisa mengucapkan terima kasih kepada Hugo (Lloris) untuk semua penyelamatan," kata Lacazette seperti dikutip dari BBC. Sementara Aubameyang menilai timnya layak menang jika melihat dominasi jalannya pertandingan dengan 55 persen penguasaan bola. Tim besutan Unai Emery juga mampu melepas 26 tembakan dengan delapan yang mengarah ke gawang dan Tottenham sembilan yang on target dari 13 percobaan. "Saya pikir di babak pertama kami pantas mencetak dua gol. Kami melakukan pekerjaan yang hebat. Itu adalah pertandingan yang sulit dan saya pikir kami pantas mendapatkan lebih," kata Aubameyang seperti dikutip dari BBC. "Itu adalah umpan yang bagus dari Guendouzi (gol penyeimbang) - dia melihat saya dan dia tahu saya akan berlari. Saya suka bermain sebagai seorang striker tetapi ketika tim membutuhkan saya di sayap saya, akan mencoba yang terbaik," tegasnya. (jpg/dtc)
Sumber: