BJB

Mahasiswa KKN UMT Ciptakan Aplikasi SIDIPAKE

Mahasiswa KKN UMT Ciptakan Aplikasi SIDIPAKE

Ketua Mahasiswa KKN UMT Kelurahan Karang Tengah, Fahri Adnan saat menunjukkan sebuah aplikasi SIDIPAKE di hadapan jajaran Kelurahan Karang Tengah dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMT Kelurahan Karang Tengah, Grace Vita Vidyani.(Abdul Aziz/Tangerang--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Puluhan ma­ha­siswa Universitas Mu­ham­madiyah Tangerang (UMT) yang tengah menjalankan pro­gram Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang meng­ha­dirkan inovasi berbasis tek­nologi untuk menjawab per­soalan pelayanan kesehatan warga setempat.

Inovasi tersebut muncul ketika sebanyak 25 mahasiswa tersebut mengabdi selama satu bulan di wilayah Karang Tengah itu mendapati bahwa sistem pen­catatan dan pelaporan pela­yanan di Posyandu Kecubung RW 07 masih menggunakan metode konvensional berbasis buku manual. 

Sistem manual ini dinilai rawan memicu masalah baru, seperti risiko data hilang atau rusak, serta dinilai tidak efisien untuk jangka panjang.

Guna mengatasi persoalan tersebut, mahasiswa KKN UMT meluncurkan sebuah aplikasi SIDIPAKE (Sistem Digital Pos­yandu Kecubung) yang diran­cang sebagai bank data terpadu yang dapat diakses secara instan para kader Posyandu.

Ketua Mahasiswa KKN UMT Kelurahan Karang Tengah, Fah­ri Adnan mengatakan, digi­talisasi ini bertujuan memberi­kan kemudahan operasional serta mempermudah pengum­pulan data kesehatan masya­rakat, serta menghilangkan penggunaan kertas.

”Proses pencatatan riwayat kesehatan periodik, peman­tauan status gizi anak, dan pe­narikan data kolektif kini dapat dilakukan secara instan, akurat, dan terpusat melalui website SIDIPAKE,” ujar Fahri dalam keterangannya, belum lama ini.

Ia menambahkan, pendataan terpadu ini juga mempercepat tindakan medis terhadap temu­an khusus, seperti penanganan stunting, pemantauan ibu ha­mil, hingga kesehatan lansia.

”Kader Posyandu Kecubung telah melakukan simulasi web SIDIPAKE didampingi maha­siswa. Kami berharap mereka dapat dengan cepat beradaptasi sehingga aplikasi ini mem­beri­kan manfaat serta kemudahan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Fahri menuturkan, inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Dosen Pembimbing La­pangan (DPL) KKN UMT Ke­lurahan Karang Tengah, Grace Vita Vidyani. Menurutnya, lang­kah ini merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam menyelesaikan masalah sosial di lapangan.

”Ini menjadi terobosan bagi kader Posyandu dalam mem­berikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat se­cara cepat dan akurat melalui digitalisasi,” tutur Grace.

Apresiasi serupa disampaikan Lurah Karang Tengah, Syah­rujih. Ia menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan de­dikasi para mahasiswa selama mengabdi di wilayahnya.

”Terima kasih atas pengor­banan dan perjuangannya se­lama satu bulan. Berbagai bantuan dapat dirasakan lang­sung masyarakat, terutama kader Posyandu Kecubung,” ungkap Syahrujih.

Aplikasi SIDIPAKE sendiri di­rancang dengan antarmuka yang ramah pengguna agar mudah dioperasikan kader Pos­yandu yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga. Langkah inovatif ini dinilai selaras dengan pro­gram Peme­rintah Kota Tange­rang dalam mewujudkan konsep smart city.(ziz)

Sumber: