SDN Karet III Liburkan Ekskul Pramuka Selama Ramadan
PRAMUKA: Selama bulan Ramadan, kegiatan Pramuka dan kegiatan eskul lainnya yang ada di SDN Karet III diliburkan sementara sampai dengan usia Idul Fitri.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Karet III, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meliburkan sementara kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) Pramuka selama Ramadan. Kebijakan tersebut diambil agar para siswa fokus menjalankan ibadah puasa serta meningkatkan amalan keagamaan.
Selama bulan Ramadan kegiatan keagamaan akan di perbanyak, seperti membaca Al-Qur’an, menghafal surat pendek dan juga mendengarkan kisa para nabi dalam menyebarkan agama Islam. Maka itu, kegiatan Pramuka sementara di liburkan sampai dengan usia Idul Fitri.
Kepala SDN Karet III Desriza Eka Putri mengatakan, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan suasana Ramadan yang lebih khusyuk bagi seluruh peserta didik.
“Selama bulan Ramadan ini, kami meliburkan sementara kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Ini agar siswa bisa lebih fokus menjalankan ibadah puasa. Kami ingin anak-anak memanfaatkan momen Ramadan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an dan menghafal surat-surat pendek,” ujar Desriza kepada Tangerang Ekspres, Minggu (22/2).
Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk membentuk karakter religius siswa. Dengan mengurangi aktivitas fisik yang cukup menguras energi, siswa diharapkan dapat menjaga kondisi tubuh tetap prima saat berpuasa.
“Kami tidak ingin siswa kelelahan karena kegiatan di luar pembelajaran inti. Fokus utama kami adalah membimbing mereka agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hafalan surat pendek yang selama ini sudah dipelajari di sekolah,” jelasnya.
Selain itu, pihak sekolah juga mendorong siswa untuk membiasakan tadarus Al-Qur’an baik di sekolah maupun di rumah. Guru-guru turut memberikan pendampingan dan motivasi agar siswa tetap semangat menjalani aktivitas belajar meski dalam kondisi berpuasa.
“Ramadan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Justru ini menjadi kesempatan emas bagi siswa untuk menambah pahala dan memperbaiki diri. Kami ingin mereka terbiasa mengisi waktu dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah,” paparnya.
Meski kegiatan Pramuka diliburkan sementara, sekolah memastikan bahwa program tersebut akan kembali digelar setelah Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, pihak sekolah berencana mengaktifkan kembali latihan Pramuka dengan semangat baru.
“Setelah Idul Fitri, kegiatan Pramuka akan kembali berjaan seperti biasa. Kami berharap siswa kembali mengikuti dengan semangat dan energi yang lebih baik setelah menjalani Ramadan,” tuturnya.
Desriza menegaskan, kebijakan ini mendapat dukungan dari para guru dan orang tua siswa. Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, baik dari sisi kedisiplinan maupun nilai-nilai keagamaan.(ran)
Sumber:
