BJB

Emping dan Kopi Tembus Pasar Internasional

Emping dan Kopi Tembus Pasar Internasional

Pemkot Serang bersama perwakilan buyer dari Prancis melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (17/10).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Serang mulai memperluas pasar ke mancanegara. Emping melinjo dan kopi menjadi dua produk unggulan yang telah me­nembus pasar ekspor dengan nilai transaksi miliaran rupiah.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) Kota Se­rang, Nofriady Eka Putra, menga­takan CV Naufan Putra rutin meng­ekspor emping melinjo ke kawasan Timur Tengah dan Asia. Volume pengiriman mencapai 5,5 ton per tahun dengan nilai transaksi Rp496,8 juta.

Peluang pasar emping melinjo semakin terbuka setelah produsen tersebut menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan mitra bisnis asal Belanda dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026.

“Kesepakatan ini menjadi pintu masuk bagi emping melinjo Kota Serang ke pasar Eropa, sekaligus langkah awal untuk menjajaki pasar Amerika,” kata Nofriady melalui pesan WhatsApp, Minggu (18/10).

Selain emping melinjo, produk minuman POP Kopi juga berhasil menembus pasar internasional. Nilai ekspornya tercatat mencapai 79.000 dolar AS atau sekitar Rp1,4 miliar ke Prancis dan 75.000 dolar AS atau sekitar Rp1,4 miliar ke Timor Leste.

Namun, ekspor POP Kopi ke Ti­mor Leste untuk sementara terhenti karena mitra penghubung di negara tersebut meninggal du­nia dan tidak dapat lagi dihubungi.

Untuk memperluas jangkauan pasar, DinkopUKMperindag Kota Serang terus memfasilitasi pelaku UMKM melalui pelatihan, pen­jajakan kerja sama bisnis atau business matching, serta ke­ikut­sertaan dalam pameran inter­nasional. Pemkot Serang juga mem­perkuat Forum Ekspor sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan pasar ke luar negeri.

Ketua Satgas Percepatan Pemba­ngunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan keberhasilan UMKM menembus pasar ekspor merupakan bagian dari target pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Indikator Kinerja Utama (IKU).

“Setiap tahun harus ada satu UMKM yang ekspor, dengan terlebih dahulu dilakukan pem­binaan dan fasilitasi dari dinas,” ujar Wahyu saat menghadiri TEI 2026.

Menurut dia, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya Wali Kota Serang Budi Rustandi dalam mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.

Pemerintah Kota Serang berharap keberhasilan emping melinjo dan POP Kopi dapat menjadi pijakan bagi UMKM lainnya untuk meng­ikuti jejak serupa, sehingga se­makin banyak produk lokal yang mampu bersaing di pasar inter­nasional. (ald)

Sumber: