Pemilihan Ketua Askab Dituding Tak Terbuka
Deden M Fatih, tokoh pemuda Lebak. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Tokoh Pemuda Kabupaten Lebak, Deden M Fatih menyayangkan minimnya informasi publik mengenai tahapan, persyaratan, hingga jadwal pasti dibukanya pendaftaran calon Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Lebak.
“Sepak bola ini milik rakyat, bukan milik segelintir elite di dalam kepengurusan saja," kata Deden yang merupakan mantan Sekretaris KNPI Banten ini, di Rangkasbitung, Kamis (21/5).
Deden melihat Asprov PSSI Banten seolah-olah menutup rapat keran informasi. Sampai hari ini, publik dan para pegiat sepak bola di daerah, khususnya di Lebak, bingung kapan dan bagaimana mekanisme pendaftaran dilakukan.
"Sampai hari ini kita tidak tahu kapan pembukaan pendaftaran calon askab," ujarnya.
Menurut Deden, ketidakterbukaan ini memicu kecurigaan adanya upaya "main mata" atau pengkondisian jabatan untuk figur tertentu.
Ia menegaskan bahwa jabatan Ketua Askab seharusnya diisi melalui proses yang sehat, agar menghasilkan pemimpin yang benar-benar peduli pada pembinaan atlet di pelosok Banten.
“Jangan sampai nanti hanya jadi stempel formalitas. Kalau informasi pendaftaran saja disembunyikan, bagaimana calon-calon potensial dari luar lingkaran pengurus saat ini bisa ikut berkompetisi? Ini jelas kemunduran bagi iklim demokrasi olahraga di Banten,” paparnya.
Oktavianto, Kepala Dispora Lebak mengaku, informasi yang didapat dari Asprov, pelantikan Askab Lebak terpilih tanggal 9 Juni 2026.
"Terkait proses pendaftaran silahkan tanyakan ke bagian teknis," ucapnya. (fad)
Sumber:

