BJB FEBRUARI 2026

Diskan Usulkan Desa di Pesisir Dapat Program KNMP

Diskan Usulkan Desa di Pesisir Dapat Program KNMP

Diskan Kabupaten Serang memberikan bantuan secara simbolis kepada nelayan di Kabupaten Serang dalam rangka Hari Nelayan Nasional, di Pendopo Bupati Serang, beberapa hari lalu. (DISKAN KAB. SERANG FOR TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Perikanan (Dis­­kan) Kabupaten Serang telah mengusulkan beberapa desa yang berada di pesisir pantai ke pe­merintah pusat untuk bisa men­dapatkan program Kampung Ne­­layan Merah Putih (KNMP).

Program tersebut merupakan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk men­transformasi pesisir menjadi ka­wasan modern, bersih, dan pro­duktif guna meningkatkan kese­jahteraan nelayan.

Program ini tentunya fokus pada perbaikan sarana, peningkatan produksi ikan, dan penguatan ekonomi melalui koperasi. Bukan sekadar pengecatan fisik, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup, membangun sa­rana-prasarana terintegrasi dari hulu ke hilir, dan meningkatkan produktivitas hasil laut.

Kepala Diskan Kabupaten Serang Ishak Abdul Rauf mengatakan, pihaknya sudah mengajukan be­berapa desa di Kabupaten Serang ke KKP, supaya bisa mendapatkan program KNMP, namun sampai sekarang masih belum ada per­setujuan dapat atau tidaknya program tersebut.

"Kita sudah mengusulkan ada beberapa desa, semoga bisa dapat program prioritas KKP supaya untuk Kabupaten Serang bisa ada KNMP," katanya saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/4).

Kata Ishak, desa yang telah di­usul­kan ke KKP ini merupakan hasil verifikasi yang telah dila­kukan, karena salah satu per­sya­ratannya harus memiliki lahan minimal satu hektare. 

"Tidak banyak yang kita usulkan, karena syaratnya minimal punya satu hektare lahan, ini yang sulit kita penuhi, semoga aja berhasil kita dapatkan," ujarnya.

Selain itu, kata Ishak, pihaknya sudah memberikan bantuan ke­pada nelayan berupa alat tangkap ikan, alat pancing, dan lainnya, serta terdapat 200 nelayan me­n­dapatkan BPJS Kete­nagakerjaan.

"Dari APBD kita sudah berikan bantuan ke nelayan, meskipun tidak banyak semoga bisa mem­bantu, dan ada 200 nelayan sudah kita daftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ucapnya.

Kata Ishak, jumlah nelayan di Kabupaten Serang kini ada 5.000 orang, namun baru sekitar 400 nelayan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dan setiap tahunnya diupayakan dapat terus bertambah supaya semuanya mendapatkannya.

"Menurut saya ini langkah yang baik, karena dari tahun kemarin sudah bisa dua kali lipat nelayan yang didaftarkan BPJS Ke­tenagakerjaan, semoga bisa terus bertambah setiap tahunnya," tuturnya. (agm)

Sumber: