PKB Usulkan Empat Calon Ketua
Ketua DPC PKB Lebak Acep Dimyati saat sambutan pada Muscab PKB di Aula kantor PKB, di Rangkasbitung, Selasa (7/4)..--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Lebak 2026 mengusulkan empat mama kandidat calon ketua PKB Lebak ke DPP PKB.
Ketua DPC PKB Lebak, Acep Dimyati mengatakan, empat nama yang terdiri dari Acep Dimyati, Rijal, Ade Andriana dan Iwan diusulkan oleh 28 PAC yang tentunya melalui yang panjang dan terbuka.
”Empat kandidat Ketua DPC PKB yang dikirim ke DPP akan menjalani serangkaian proses tahapan uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Pelaksanaan UKK di Jakarta dilakukan dua kali untuk mengetahui siapa yang mampu dan layak memimpin DPC PKB Lebak lima tahun kedepan,” kata Acep, kepada wartawan, Selasa (7/4).
Menurut Acep, selain mengusulkan nama calon ketua PKB Lebak ke DPP, pada sidang Muscab juga meminta pertanggungjawaban kepengurusannya selama 2021-2026
Acep menerangkan, dia sudah sampaikan pertanggungjawaban, berikut capaian apa yang didapat lalu bagaiamana progres ke depan. Saat dirinya menjabat, ia diwarisi enam kursi di DPRD Lebak dengan perolehan suara 61 ribu suara, dan pada Pemilu 2024 kursi bertambah di tingkat kabupaten menjadi 7 kursi dan satu kursi tetap untuk provinsi.
“Dengan kerjasama dan kerja keras, saya yakin PKB Lebak akan terus besar, sehingga Saya target pileg mendatang PKB bisa meraih 10 kursi,” ujarnya.
Acep berharap, hasil Muscab ini mampu melahirkan poin-poin penting yang dapat memberikan kemajuan bagi partai, tidak hanya secara internal organisasi, tetapi juga memiliki visi dalam mendorong kemajuan masyarakat.
Farida Farichah, Sekretaris bidang DPP PKB yang membuka Muscab mengatakan, Muscab ini jadi ruang konsolidasi. Adapun dinamika dalam forum Muscab merupakan hal wajar dalam proses demokrasi partai. Namun, seluruh kader diharapkan tetap mengedepankan persatuan serta kepentingan masyarakat luas.
”Saya harap, Muscab ini dapat menghasilkan gagasan dan program yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menjawab tantangan daerah seperti peningkatan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” paparnya. (fad)
Sumber:
