Pertanian Sumber Andalan Ekonomi Warga
Sejumlah pejabat Lebak secara simbolis melakukan panen raya di Kecamatan Cibadak, belum lama ini. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak mencatat, berdasarkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2025, sektor pertanian di Kabupaten Lebak menyumbangkan ekonomi terbesar hingga mencapai 27,69 persen.
Plt Kepala Bapperida Lebak, Widy Ferdian mengatakan, selama ini sektor pertanian yang menjadi andalan ekonomi masyarakat, di antaranya produksi pangan padi, tanaman hortikultura dan palawija.
"Produksi komoditas pertanian tersebut dipasok ke pasar lokal di Banten, luar daerah, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat hingga ekspor," kata Widy kepada wartawan, di Rangkasbitung, Senin (9/3).
Produksi unggulan dari sektor pertanian Kabupaten Lebak, di antaranya untuk tanaman pangan padi berupa beras, tanaman hortikultura buah-buahan durian, rambutan, manggis dan palawija, seperti jagung, dan umbi - umbian.
"Kami berharap sektor pertanian itu kedepannya menjadi andalan ekonomi masyarakat dan menyerap tenaga kerja cukup tinggi hingga ribuan orang. Sehingga dapat mengurangi kemiskinan di pedesaan," ujarnya.
Deni Iskandar, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak menambahkan, pemerintah daerah melarang alih fungsi areal persawahan yang merupakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) untuk dijadikan pemukiman, perkantoran maupun investasi.
Larangan alih fungsi lahan kawasan sawah sebagai LP2B itu sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Prabowo Subianto untuk menjaga kedaulatan pangan nasional.
"Pemerintah daerah berkomitmen mendukung swasembada pangan dengan melindungi lahan LP2B agar tidak terjadi alih fungsi lahan. Sehingga melalui sektor pertanian diharapkan petani bisa lebih sejahtera," ucapnya. (fad)
Sumber:

