SERPONG – Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan organisasi pertama yang didirikan setelah kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Singkatnya umur PMI hanya sebulan lebih mudah dari umur NKRI. Kegiatan PMI dikalangan para pelajar tingkat SMP dan SMA adalah Palang Merah Remaja (PMR). Salah satu kegiatan ekstrakulikuler di sekolah yang sangat bermanfaat untuk diikuti oleh para remaja. Sesuai dengan nama dan organisasi yang menaungi pembinaannya, PMR lebih fokus mengajarkan para remaja terkait kesehatan dan pengobatan. Biasanya PMR menjadi ekskul favorit bagi para remaja yang bercita-cita menjadi dokter, bidan, perawat atau yang berhubungan dengan kesehatan dan pengobatan. Begitu juga dengan MAN Serpong, Kota Tangsel yang hingga kini salah satu yang masih ada dan tetap eksis. “Di MAN Serpong, ekskul PMR terus kami inovasi. Sehingga anak-anak selalu merasa ada yang baru dengan ekskul lawas ini. Maka tidak heran jika di MAN Serpong ekskul PMR masih cool dan terus terlihat gaungnya,” ungkap Suhada, wakil Kepala MAN Serpong. Ia menjelaskan, ekskul PMR di sekolahnya tak sekadar mengajarkan dunia kesehatan. Namun juga baris-berbasris, pengenalan medan di alam bebas, latihan halang rintang, organisasi dan penanganan bencana. Tak ketinggalan memasak di dapur umum, kerjasama tim, mendirikan tenda, membuat tandu bahkan pelajaran menulis untuk majalah dinding dan seni budaya juga menjadi variasi materi yang diajarkan. “Tak jarang para anggota PMR saling belajar untuk memahami pelajaran di sekolah. PMR Senior yang mempunyai kelebihan pada mata pelajaran tertentu seperti eksakta akan membimbing teman lainnya termasuk adik-adik kelas yang kesulitan dalam memahami suatu pelajaran,” katanya. Kata Suhada, yang seru di PMR MAN Serpong ialah praktek lapangan. Dimana masing-masing tim yang terdiri dari 6 orang saling bekerja sama dalam menghadapi suatu simulai penanganan bencana dan evakuasi. Meskipun setiap anggota tim memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relatif sama, namun mereka masing-masing memiliki tanggung jawab sesuai dengan apa yang paling menonjol dikuasai dan disenangi. “Ada yang bertugas membuat tandu untuk mengangkut pasien yang dirakit dari bambu dan tali, ada yang bertugas menangani pasien sesuai dengan kasus yang diberikan seperti patah tulang, luka bakar, shock, perdarahan dan sebagainya, ada yang bertugas menjadi pencari dan pembuka jalan dalam rangka evakuasi,” seru Suhada kepada Tangerang Ekspres.(bun)
Ekskul PMR Memang Cool
Rabu 10-10-2018,03:25 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,20:08 WIB
Dewan Dukung Rencana Pembangunan Apartemen Buruh
Selasa 28-07-2026,21:45 WIB
Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak, 20 Ribu Anak Kabupaten Serang Hadiri Puncak HAN
Selasa 28-07-2026,21:14 WIB
Kemarau Terparah dalam Beberapa Dekade, BMKG Prediksi Kemarau Hingga September
Selasa 28-07-2026,20:11 WIB
Kadis Kominfo Janji Benahi Sistem Digital
Selasa 28-07-2026,21:42 WIB
Investasi Banten Semester I Tembus Rp66,3 Triliun, Kabupaten Tangerang Penyumbang Terbesar
Terkini
Selasa 28-07-2026,21:50 WIB
Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Linmas, Gelar Pembinaan Trantibum
Selasa 28-07-2026,21:48 WIB
Camat Gunung Kaler Gencarkan Korve Asri Setiap Jumat
Selasa 28-07-2026,21:47 WIB
Kecamatan Sukamulya Luncurkan Aplikasi 'Sibini'
Selasa 28-07-2026,21:45 WIB
Camat Pasar Kemis Gandeng Kodam Jaya, Normalisasi Sungai Cirarab
Selasa 28-07-2026,21:45 WIB