TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang punya visi tahun 2020 tidak lagi menggunakan kertas atau paperless. Layanan yang sifatnya administratif akan digantikan secara digital. Selain mengurangi pemakaian kertas, manfaat paperless dapat menghemat biaya, efisien tempat dan mengurangi dampak lingkungan. Itu disampaikan Walikota Arief R Wismansyah pada acara Focus Group Discussion (FGD) penyusunan grand design pembangunan ASN 2020 - 2024 dengan tema capaian dan tantangan pengelolaan ASN di Jakarta, Rabu (29/8). FGD yang diinisiasi Kemenpan RB menghadirkan Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Sumarwan Hadisoemanto. Arief memaparkan, Kebijakan paperless dalam kegiatan administrasi pemerintahan untuk mempercepat dan mempermudah birokrasi. Namun, program paperless masih memerlukan regulasi yang tetap dari pemerintah pusat. "Visi kami di pemkot Tangerang, tahun 2020 pelayanan di kota harus 100 persen paperless," kata Arief. Pada kesempatan itu, Arief menyampaikan hasil riset yang dilakukannya di kota Tangerang tentang masih adanya masyarakat yang tidak mengetahui atau mengenal keberadaan suatu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam struktur organisasi pemerintah daerah. "Mungkin di tempat lain juga banyak masyarakat yang tidak tahu kalau di pemerintahan itu ada namanya BKN atau BKPSDM. Ini lebih disebabkan karena urusannya tidak menyentuh langsung dengan masyarakat, beda dengan Dinas PU yang urusannya langsung dengan masyarakat," jelas Arief. Walikota juga membahas tentang persoalan SDM yang menjadi masalah umum tidak hanya di lingkup pemda bahkan juga di lingkup Kementerian. Arief mengungkapkan jumlah pegawai PNS yang ada dirasa belum mencukupi kebutuhan pembangunan dan proses pelayanan kepada masyarakat. "Dari sisi hard skill sudah mumpuni tapi kurang didukung dengan soft skill pegawai di tiap - tiap OPD," jelas Arief. Mengatasi permasalahan tersebut, pemkot Tangerang gencar melakukan pembinaan kepada pegawai mulai dari esselon IV hingga II melalui program Monday Executive Sharing Session (MESS). "Setiap Senin setelah apel para pejabat diberikan edukasi tentang manajerial dengan narasumber yang berbeda – beda. Karena kami tahu kelemahan kami di bidang manajerial, jadi kami siapkan pembinaan setiap minggunya," tutupnya. (hms)
2020 Adminsitrasi Pemkot Tanpa Kertas
Jumat 31-08-2018,06:50 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 20-08-2026,13:53 WIB
Kukuh Wahyudi, Mengabdi 39 Tahun di DoeTa dari Guru Honorer hingga Jelang Pensiun
Kamis 20-08-2026,21:39 WIB
Rontgen Portable Keliling, Akselerasi Eliminasi TBC
Kamis 20-08-2026,21:39 WIB
Banten Bidik Pertumbuhan Ekonomi Lewat Geothermal
Kamis 20-08-2026,17:38 WIB
APLE Dorong Persaingan Sehat di Tengah Pertumbuhan E-Commerce dan Logistik
Kamis 20-08-2026,20:58 WIB
Polda Banten Tutup Enam Tambang Ilegal
Terkini
Kamis 20-08-2026,21:42 WIB
DTRB Klaim Kesadaran Urus PBG Meningkat
Kamis 20-08-2026,21:39 WIB
Rontgen Portable Keliling, Akselerasi Eliminasi TBC
Kamis 20-08-2026,21:39 WIB
Banten Bidik Pertumbuhan Ekonomi Lewat Geothermal
Kamis 20-08-2026,21:37 WIB
Tak Pernah Dapat PKH Rutin, Tinggal di Gubuk Bekas Sarang Walet
Kamis 20-08-2026,21:35 WIB