Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, berbagai layanan tersebut dikembangkan untuk mendekatkan pelayanan ketenagakerjaan dengan masyarakat sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan dunia usaha.
“Job Fair menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha. Kami ingin prosesnya semakin mudah, cepat, dan efisien, mulai dari mendapatkan informasi lowongan hingga mengikuti proses rekrutmen,” ujarnya.
Selain Job Fair, Pemkot Tangerang menyiapkan Pojok Lowongan Kerja (Joker) di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang. Layanan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026 dan dibuka setiap Jumat.
Melalui Joker, masyarakat nantinya dapat memperoleh informasi lowongan sekaligus mengakses peluang kerja secara langsung. Layanan ini diharapkan memperpendek jarak antara informasi lowongan, pencari kerja, dan perusahaan.
Langkah tersebut melengkapi pola Job Fair yang selama ini digelar secara berkala. Jika Job Fair mempertemukan pencari kerja dan perusahaan dalam forum rekrutmen, Joker diarahkan menjadi kanal informasi yang dapat diakses masyarakat secara rutin.
Bagi pemerintah daerah, perluasan akses kerja bukan semata mengejar angka penyerapan tenaga kerja. Lebih jauh, kesempatan memperoleh pekerjaan menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi warga, termasuk mereka yang selama ini menghadapi hambatan lebih besar untuk masuk ke pasar kerja. (mg-9)