RSUD Banten Harus Layani Seluruh Masyarakat

Selasa 25-08-2026,21:04 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Aprian­dhi meminta kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten untuk dapat melayani seluruh lapisan masyarakat. Sebab keber­adaan RSUD ber­fung­si sebagai wujud kewajiban negara dalam menyediakan akses kesehatan yang merata dan berkeadilan.

"Kalau sakit, ya, sakit. Semua harus kita layani dengan maksi­mal," tegasnya dalam Forum Kon­sultasi Review Pelayanan RSUD Banten, di Auditorium RSUD Banten, Kota Serang, Senin (24/8).

Forum tersebut memper­te­mukan berbagai unsur yang bersinggungan langsung dengan pe­layanan kese­hatan. Para pe­serta terdiri atas direktur rumah sakit, kepala puskesmas, per­wakilan perguruan tinggi, aso­siasi pasien, pengemudi am­bulans, relawan kesehatan, or­ganisasi profesi, hingga unsur masyarakat umum.

Deden menuturkan, forum ini dinilai penting karena me­nyerap masukan langsung dari masyarakat serta berbagai pe­mangku ke­pentingan.

Maka dari itu, ia menekankan bahwa forum konsultasi harus menjadi ruang terbuka bagi masyarakat. 

"Rumah sakit harus betul-betul menerima masukan dari ma­syarakat yang datang ke sini," ujarnya.

Ia juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Banten agar tidak alergi terhadap kritik. "Jangan khawatir menda­patkan tang­gapan negatif. Justru di situlah kita tahu apa yang harus diperbaiki," paparnya.

Selain aspek klinis, nakes juga diingatkan untuk selalu menge­depankan sikap ramah, sopan, dan adil kepada seluruh pasien. Tidak boleh ada perbedaan perla­kuan berdasarkan latar belakang ekonomi atau jenis pembiayaan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Banten, Danang Hamsah Nugroho, mengatakan bahwa masukan dari forum ini akan menjadi bahan pijakan penting. "Kita minta masukan masyara­kat terkait perbaikan-perbaikan yang harus kami la­kukan," ucap­nya. 

Untuk memudahkan masya­rakat, RSUD Banten telah menye­diakan berbagai saluran komu­nikasi resmi. Saluran tersebut meliputi media sosial, situs web, layanan pengaduan, ulasan daring (Google Review), survei kepuasan masya­rakat, hingga keluhan elektronik (e-complaint).

Danang menambahkan, hasil dari forum ini akan menjadi rujukan utama dalam menyusun rencana peningkatan pelayanan RSUD Banten untuk tahun 2027. 

"Kita tidak mungkin sampai pada titik ini kalau tidak ada masukan dari masyarakat," je­lasnya. (mam)

Kategori :