TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi meminta kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten untuk dapat melayani seluruh lapisan masyarakat. Sebab keberadaan RSUD berfungsi sebagai wujud kewajiban negara dalam menyediakan akses kesehatan yang merata dan berkeadilan.
"Kalau sakit, ya, sakit. Semua harus kita layani dengan maksimal," tegasnya dalam Forum Konsultasi Review Pelayanan RSUD Banten, di Auditorium RSUD Banten, Kota Serang, Senin (24/8).
Forum tersebut mempertemukan berbagai unsur yang bersinggungan langsung dengan pelayanan kesehatan. Para peserta terdiri atas direktur rumah sakit, kepala puskesmas, perwakilan perguruan tinggi, asosiasi pasien, pengemudi ambulans, relawan kesehatan, organisasi profesi, hingga unsur masyarakat umum.
Deden menuturkan, forum ini dinilai penting karena menyerap masukan langsung dari masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan.
Maka dari itu, ia menekankan bahwa forum konsultasi harus menjadi ruang terbuka bagi masyarakat.
"Rumah sakit harus betul-betul menerima masukan dari masyarakat yang datang ke sini," ujarnya.
Ia juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Banten agar tidak alergi terhadap kritik. "Jangan khawatir mendapatkan tanggapan negatif. Justru di situlah kita tahu apa yang harus diperbaiki," paparnya.
Selain aspek klinis, nakes juga diingatkan untuk selalu mengedepankan sikap ramah, sopan, dan adil kepada seluruh pasien. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan berdasarkan latar belakang ekonomi atau jenis pembiayaan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Banten, Danang Hamsah Nugroho, mengatakan bahwa masukan dari forum ini akan menjadi bahan pijakan penting. "Kita minta masukan masyarakat terkait perbaikan-perbaikan yang harus kami lakukan," ucapnya.
Untuk memudahkan masyarakat, RSUD Banten telah menyediakan berbagai saluran komunikasi resmi. Saluran tersebut meliputi media sosial, situs web, layanan pengaduan, ulasan daring (Google Review), survei kepuasan masyarakat, hingga keluhan elektronik (e-complaint).
Danang menambahkan, hasil dari forum ini akan menjadi rujukan utama dalam menyusun rencana peningkatan pelayanan RSUD Banten untuk tahun 2027.
"Kita tidak mungkin sampai pada titik ini kalau tidak ada masukan dari masyarakat," jelasnya. (mam)