TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang menyebutkan tingkat kunjungan ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Serang menunjukkan tren positif setiap harinya selama jam operasional.
Dalam satu hari, jumlah pengunjung Perpusda tercatat mencapai 100 orang yang didominasi oleh pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum. Mereka memanfaatkan fasilitas literasi yang tersedia.
Kepala DPKD Kabupaten Serang Rahmat Fitriadi mengatakan, tingginya jumlah pengunjung menjadi indikator bahwa tumbuhnya minat baca di masyarakat. Berbagai koleksi buku yang tersedia serta fasilitas ruang baca yang nyaman turut berkontribusi dalam menarik minat pengunjung.
Di Perpusda tersebut, katas Rahmat, tidak hanya sekadar membaca buku, melainkan ada salah satu layanan berupa ruangan berkumpul. Di sana anak-anak, guru, mahasiswa bisa saling bercerita atau saling berdiskusi.
"Dalam sehari ada 100 sampai 120 orang yang berkunjung. Jadi memang literasi itu bukan hanya membaca buku, tapi orang-orang kumpul, saling bercerita. Gudang perpustakaan kita itu bisa dipakai sama mereka untuk berkumpul dan saling memberikan ilmu pengetahuan di sana," katanya saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/8).
Rahmat mengatakan, Perpusda Kabupaten Serang tidak hanya sebatas membaca buku, tapi nantinya lebih ke semua yang dibutuhkan ada, mulai dari bidang tenaga kerja, bidang literasi perbankan, bidang literasi pendidikan, teknologi, hingga lainnya.
Sehingga perpustakaan itu akan terus bertumbuh dan berkembang sesuai dengan zamannya. Agar generasi berikutnya bisa belajar mandiri. Tidak hanya belajar di sekolah namun di luar pun bisa mendapatkan ilmu.
"Selain itu kita juga terus menggalakkan program perpustakaan keliling, mendekatkan buku kepada masyarakat. Kemudian, bekerjasama juga dengan mahasiswa melalui kegiatan KKN atau KKM, agar minat baca di masyarakat semakin berkembang," ujarnya.
Dikatakan Rahmat, setiap ada pengunjung yang masuk langsung didaftarkan keanggotaan. Lalu mereka memilih buku yang ingin dibacanya. Terdapat ruang sirkulasi juga sebagai ruang baca yang lebih tenang dan nyaman.
Pengunjung juga bisa meminjam buku dengan pendataan terlebih dahulu, bahkan terdapat fasilitas komputer yang dapat dipakai bagi mereka yang ingin mencari referensi.
"Kita juga ada e-book yang bisa dipinjam juga, lalu ada kacamata tiga dimensi yang berisi edukasi dalam bentuk cerita, biasanya banyak digunakan oleh anak-anak sekolah dasar," ucapnya.
Kata Rahmat, Perpusda Kabupaten Serang memiliki kurang lebih 5.000 buku dengan berbagai jenis judul. Mulai dari agama, sejarah kesultanan Banten, sejarah Indonesia, teknologi, hingga masih banyak yang lainnya.
"Kita juga berencana menambah buku di tahun depan, untuk jumlahnya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Kita juga menerima donasi buku dari berbagai pihak yang ingin menyumbangkannya," tuturnya. (agm)