Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Pemda Perkuat Mitigasi

Minggu 02-08-2026,21:51 WIB
Reporter : TIM
Editor : Andi Suhandi

Benyamin menambahkan, salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Kondisi geografis berupa dataran tinggi menyebabkan cadangan air tanah lebih cepat habis akibat penguapan. Selain itu, sebagian besar warga masih mengandalkan sumur gali atau sumur dangkal sebagai sumber air bersih. Ketika permukaan air tanah menurun, sumur-sumur tersebut ikut mengering.”Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, kami terus melakukan distribusi air bersih secara rutin ke lokasi-lokasi terdampak. Hingga akhir Juli, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 146.350 liter,” tambahnya.

Selain pendistribusian air, Pemkot juga menempatkan 135 unit toren berkapasitas 2.000 liter di titik-titik kekeringan sebagai tempat penampungan air bagi warga. Upaya jangka panjang juga dilakukan melalui pembangunan dan penambahan sumur bor di wilayah yang mengalami kesulitan air.

Benyamin menjelaskan, penanganan kekeringan dibiayai melalui APBD Kota Tangsel yang dialokasikan pada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Selain menggunakan anggaran daerah, penanganan kekeringan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak melalui kolaborasi dengan Baznas, Sinar Mas Land, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), PDAM TTC Serpong, serta sejumlah BUMD.”Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan lebih kering dibanding tahun-tahun sebelumnya, saya mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara hemat,” jelasnya.

Ia juga meminta warga segera melapor kepada RT, RW, lurah, atau melalui layanan darurat 112 apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih, sehingga Pemkot dapat segera menyalurkan bantuan.”Kami berharap masyarakat dapat menghemat penggunaan air bersih dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan, sehingga kebutuhan air bersih bisa segera kami penuhi,” tutupnya. (duy-bud-sep)

Kategori :