Festival Cisadane Ditarget Dongkrak Ekonomi

Selasa 21-07-2026,21:45 WIB
Reporter : Muhammad Dhuyuf Khuzaimi
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan menggelar Festival Cisadane 2026 mulai Rabu (22/7) hingga Minggu (26/7) yang berlokasi di kawasan Jalan Benteng Jaya (Benteng Makassar), Kelurahan Sukarasa, Kota Tangerang.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan mengatakan, seluruh persiapan telah dilakukan untuk menyukseskan salah satu agenda pariwisata terbesar di Kota Tangerang tersebut. Festival Cisadane tahun ini akan menghadirkan pentas seni budaya, bazar UMKM dan ekonomi kreatif, olahraga air, hingga berbagai hiburan untuk masyarakat.

"Dari tanggal 22 sampai 26 Juli kami akan menyelenggarakan pentas seni dan budaya, bazar UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, serta olahraga air seperti lomba perahu naga, perahu kano, perahu kayak dan berbagai kegiatan lainnya," ujarnya, Selasa (21/7).

Menurutnya, Festival Cisadane 2026 hadir dengan sejumlah pembaruan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain perlombaan band, modern dance, dan senam massal, pengunjung juga akan disuguhkan atraksi flying board, tarian kolosal, pertunjukan liong, hingga penampilan grup musik Feel Koplo pada pembukaan.

"Festival Cisadane tahun ini akan ada lomba band, lomba modern dance, lomba senam massal, atraksi flying board, tarian kolosal, tampilan liong, dan juga guest star Feel Koplo yang siap menghibur masyarakat Kota Tangerang," katanya.

Ia menambahkan, Festival Cisadane tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga membawa pesan pelestarian lingkungan. Selama lima hari pelaksanaan akan digelar kampanye menjaga kebersihan Sungai Cisadane dan aksi bersih-bersih yang melibatkan komunitas lingkungan, mahasiswa, serta perguruan tinggi.

"Setiap hari insya Allah akan ada kampanye sampah dan aksi bersih-bersih di Sungai Cisadane. Kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat kelestarian Sungai Cisadane beserta ekosistemnya," ungkapnya.

Kata dia, tahun ini, Festival Cisadane juga masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata, sehingga promosi dilakukan secara nasional bahkan internasional. Ia optimistis penyelenggaraan festival mampu menarik lebih banyak wisatawan dibanding tahun sebelumnya.

"Target kami bukan hanya masyarakat Kota Tangerang, tetapi juga dari luar daerah bahkan mancanegara. Mudah-mudahan kunjungan tahun ini bisa lebih tinggi dari tahun lalu," ucapnya.

Di sektor ekonomi, penyelenggaraan festival diharapkan kembali memberikan dampak signifikan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Tahun lalu, perputaran uang selama Festival Cisadane mencapai sekitar Rp4,6 miliar.

"Tahun lalu perputaran ekonominya mencapai Rp4,6 miliar. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih tinggi sehingga memberikan manfaat bagi UMKM, hotel, restoran, transportasi, hingga meningkatkan pendapatan daerah," jelasnya.

Untuk memudahkan masyarakat menuju lokasi acara, Disbudpar juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan menyediakan layanan transportasi menggunakan Bus Tayo dan Bus Si Jawara dari sejumlah titik penjemputan.

Selain meningkatkan aksesibilitas, langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan dan parkir di sekitar lokasi festival. Ia optimistis jumlah pengunjung Festival Cisadane tahun ini akan melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 68 ribu orang selama lima hari pelaksanaan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang maupun luar daerah untuk datang dan meramaikan Festival Cisadane 2026. Nikmati berbagai hiburan, bazar UMKM, seni budaya, pertunjukan kembang api, hingga penampilan Feel Koplo. Mari bersama-sama merayakan sekaligus menjaga kelestarian Sungai Cisadane," pungkasnya. (mg-9/esa)

Kategori :