Dinsos Kucurkan Rp1,038 M untuk Bansos Mahasiswa

Rabu 15-07-2026,21:05 WIB
Reporter : Muhammad Dhuyuf Khuzaimi
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyiapkan dana sebesar Rp1,038 miliar untuk bantuan sosial mahasiswa. Dana ini, akan dibagikan kepada 173 mahasiswa dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan setelah melalui proses verifikasi.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan, pada tahap anggaran murni tahun 2026 pihaknya semula menargetkan 193 penerima.

"Untuk tahun 2026 ini targetnya 193 penerima. Namun setelah proses pendaftaran dan seleksi, total penerima bantuan menjadi 173 orang," ujarnya saat diwawancarai TANGERANGEKSPRES.ID, Rabu (15/7).

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan bantuan sosial (bansos), bukan beasiswa. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp6 juta yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan penunjang pendidikan.

"Ini bansos, bukan beasiswa. Nilainya Rp6 juta per mahasiswa. Penggunaannya tidak hanya untuk kebutuhan akademik, tetapi juga kebutuhan penunjang selama kuliah, seperti biaya tempat tinggal atau kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan pendidikan," katanya.

Acep menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penerima diprioritaskan berasal dari keluarga pada desil 1 hingga desil 5 serta dipastikan tidak sedang menerima bantuan pendidikan lain, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

"Yang paling utama kita menggunakan DTSEN. Prioritasnya masyarakat pada desil 1 sampai desil 5. Selain itu kami seleksi kembali agar penerima tidak menerima bantuan lain seperti KIP atau bantuan sejenis," jelasnya.

Dikatakannya, untuk merealisasikan bantuan kepada 173 mahasiswa tersebut, Pemerintah Kota Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,038 miliar.

Menurutnya, program ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat beridentitas Kota Tangerang, meskipun penerimanya dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi mana pun di Indonesia, baik negeri maupun swasta.

"Yang kita utamakan adalah masyarakat Kota Tangerang. Kampusnya bisa di seluruh Indonesia, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta," ungkapnya.

Selain itu, Dinsos juga tengah menyiapkan penyaluran bantuan pada perubahan anggaran 2026. Saat ini, kata dia, tercatat sebanyak 297 pendaftar telah mengikuti proses administrasi dan masih menjalani tahapan verifikasi.

Meski nominal bantuan dipastikan tetap Rp6 juta per mahasiswa, ia berharap jumlah penerima dapat bertambah pada perubahan anggaran nanti agar semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang terbantu.

"Nominal bantuannya masih tetap Rp6 juta. Yang sedang kami upayakan adalah memperbanyak volume penerima karena masih banyak mahasiswa yang membutuhkan bantuan ini," katanya.

Selain bantuan pendidikan, Dinsos Kota Tangerang juga menjalankan berbagai program bantuan sosial lainnya, mulai dari bantuan penyandang disabilitas, bantuan modal usaha, jaminan kecelakaan kerja dan kematian, hingga pelatihan pemberdayaan bagi masyarakat rentan.

Lebih lanjut, Acep berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima untuk menunjang keberhasilan pendidikan mereka.

Kategori :