Takziah, Zakiyah Janji Perbaiki Rumah

Selasa 09-06-2026,21:58 WIB
Reporter : Agung Gumelar
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah takziah ke rumah duka kecelakaan lalu­lintas (lakalantas) di Kam­pung Lebak, Desa Sambi­lawang, Kecamatan Waringin­kurung, Kabupaten Serang, Selasa (9/6). 

Zakiyah berbincang-bincang dengan orangtua korban Melya Sari (19) yang meninggal dunia pada Minggu 7 Juni 2026 akibat lakalantas di jalan Bojonegara-Puloampel, Kecamatan Bojo­negara.

Dalam perbincangannya, Zakiyah memberikan bantuan uang tunai serta berjanji untuk memperbaiki rumah orangtua korban melalui program Ru­mah Tidak Layak Huni (Ruti­lahu) sebagai prioritas tahun ini.

Diketahui, Melya Sari (19), meninggal dunia pada Minggu 7 Juni 2026, akibat kecelakaan lalu lintas dengan truk kontai­ner di jalan Bojonegara-Pulo­ampel, Kecamatan Bojonegara.

Kejadiannya malam hari, yang saat itu almarhumah ber­boncengan dengan sepu­punya asal Kecamatan Kramat­watu menuju Bojonegara de­ngan maksud menjemput suami dari sepupunya.

Namun nasib tragis menimpa keduanya, tertabrak oleh truk kontainer hingga keduanya meninggal dunia di tempat kejadian.

Zakiyah mengaku baru men­dapatkan kabar dari Camat Bojonegara terkait warganya yang menjadi korban laka­lantas, maka dirinya pun lang­sung mendatangi rumah duka bertujuan untuk me­mastikan kondisi keluarga korban yang ditinggalkan.

"Saya baru dapat kabar se­malam dari Pak Camat Bo­jonegoro, ingin menyam­paikan secara langsung kepada keluarga korban, tentu duka mendalam atas kejadian ini, karena siapapun tidak ingin menjadi korban kecelakaan," katanya saat diwawancarai wartawan di lokasi rumah duka.

Zakiyah mengatakan, kedua korban ini masih satu saudara atas nama Melya Sari asal Kecamatan Waringinkurung dan Sulyati asal Kecamatan Kramatwatu.

Sopir yang menabrak kedua korban sudah berada di Polres Cilegon untuk dilakukan peme­riksaan. Diharapkan aparat kepolisian bisa mem­berikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Saya dapat infonya untuk sopir yang menabrak korban tersebut sudah ada di Polres Cilegon. Saya pribadi mohon ke aparat kepolisian untuk bisa memberikan sanksi, sesuai dengan aturan yang berlaku kepada pengendara yang sudah lalai, sehingga menyebabkan korban dua orang korban warga kita meninggal dunia," ujarnya.

Dikatakan Zakiyah, truk yang menabrak korban ini bukan truk odol, melainkan truk kontainer asal Tangerang, yang melintas di jalan raya Bojonegara-Puloampel.

"Yang menabrak ini odol kah atau truk yang lain kah, ternyata memang yang me­nabrak itu bukan odol, saya pikir odol yang menabrak para korban, tapi ternyata mobil kontainer yang dari wilayah Tangerang dengan kapasitas yang besar," ucapnya.

Kata Zakiyah, keluarga korban sudah diberikan ban­tuan berupa uang tunai dan akan ditambahkan untuk meringankan beban keluarga. 

Tidak hanya itu keluarga korban juga diberikan bantuan Rutilahu, karena rumahnya dinilai sudah tidak layak huni, maka akan masuk dalam prioritas tahun ini untuk dilakukan perbaikan.

Kategori :

Terkini

Selasa 09-06-2026,22:04 WIB

PAD PBG Baru Tembus Rp1 M

Selasa 09-06-2026,22:01 WIB

Alun-Alun Rangkasbitung Steril PKL

Selasa 09-06-2026,21:58 WIB

Takziah, Zakiyah Janji Perbaiki Rumah