PMII Kota Tangerang Perkuat Peran Kader

Minggu 07-06-2026,21:37 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pengurus Ca­bang (PC) PMII Kota Tange­rang mulai memetakan arah baru gerakan organisasi melalui kegiatan Upgrading Pra-Rapat Koordinasi Cabang (Ra­korcab) yang digelar di Aula KPU Kota Tangerang, Sabtu (6/6). 

Dalam kegiatan tersebut, PMII Kota Tangerang terus ber­upaya. melakukan penguatan peran kader dalam organisasi tersebut. Kegiatan tersebut mengusung tema Reaktualisasi Gerakan Kader dalam Meneguhkan Arah Transformasi Organisasi. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PKC PMII Banten, Wina Setiawati, serta Pimpinan Pondok Pesantren Agro Bis­nis As-Syamil, H. Ogi Sugiono, sebagai narasumber. Puluhan kader dari berbagai komisariat dan rayon yang menjadi bagian dari persiapan menuju Rakorcab tersebut.

Ketua PC PMII Kota Tangerang, Oki Putra menegaskan, PMII Kota Tangerang saat ini tengah melakukan pembaruan arah gerakan agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurutnya, PMII tidak boleh hanya dikenal sebagai kelompok yang kritis terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga harus hadir sebagai mitra sosial yang mampu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

Forum ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan peran PMII di tengah berbagai tantangan sosial, eko­nomi, dan politik yang dihadapi masyarakat.

“Kita tengah menentukan arah gerak PMII Kota Tangerang ke depan, baik secara gerakan maupun pemikiran. Karena itu kami mengangkat tema reaktualisasi, yakni pembaruan dalam berbagai lini organisasi agar PMII lebih berdampak bagi masyarakat,” ujar Oki usai kegiatan.

Ia menjelaskan, langkah awal yang harus dilakukan adalah memperkuat internal organisasi dengan menyiapkan kader-kader yang kritis, berintegritas, dan memiliki basis spiritual yang kuat. Setelah itu, PMII harus mengambil peran lebih besar dalam pendampingan masyarakat, mulai dari advokasi hukum, penyuluhan sosial, hingga isu ketahanan pangan.

“PMII harus menjadi mitra sosial masyarakat. Kita ingin hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang belum tersentuh secara maksimal, baik melalui advokasi, edukasi maupun pemberdayaan,” katanya.

Oki juga menyinggung berbagai persoalan nasional yang menurutnya menjadi alarm bagi seluruh elemen bangsa. Ia menilai kondisi ekonomi saat ini perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Negara ini perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh. Kita melihat banyak tantangan ekonomi yang akan berdampak pada harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat. Karena itu PMII ha­rus hadir memberikan edu­­kasi dan membangun kesadaran masyarakat agar lebih siap menghadapi kondisi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Banten, Wina Setiawati mengatakan, Rakorcab tersebut merupakan agenda wajib organisasi yang menjadi tindak lanjut dari Rakornas dan Rakorda. Selain menjadi forum evaluasi kaderisasi, Rakorcab juga menjadi ruang untuk menerjemahkan paradigma Era Baru PMII yang saat ini menjadi fokus organisasi secara nasional.

“Melalui Rakorcab kita ingin memastikan kader PMII tetap berjalan sesuai cita-cita organisasi dan mampu menjawab kebutuhan zaman,” kata Wina.

Ia menyebut, pentingnya peningkatan kualitas kader melalui berbagai jenjang kaderisasi formal maupun pengembangan kompetensi di bidang profesi. Menurutnya, kader PMII harus mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman organisasinya untuk memberi manfaat nyata di tengah masyarakat.

“Organisasi tidak boleh hanya menjadi ruang seremonial. PMII harus melahirkan kader yang siap terjun ke masyarakat, memiliki kemampuan profesional, dan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang ada,” tegasnya.

Kategori :