MUI Kota Tangerang Terapkan Standar Mutu Internasional
MUI Kota Tangerang menggelar Kick Off Meeting, penandatanganan komitmen bersama, serta pelatihan Awareness and Understanding ISO 9001:2015 yang diikuti seluruh jajaran pengurus, di Gedung MUI Kota Tangerang, Sabtu (1/8). -Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mencetak sejarah baru dengan menjadi MUI tingkat kabupaten/kota pertama di Provinsi Banten yang memulai penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Langkah ini menjadi tonggak transformasi organisasi menuju tata kelola yang lebih profesional, modern, transparan, dan akuntabel.
Komitmen tersebut ditandai melalui Kick Off Meeting, penandatanganan komitmen bersama, serta pelatihan Awareness and Understanding ISO 9001:2015 yang diikuti seluruh jajaran pengurus di Gedung MUI Kota Tangerang, Sabtu (1/8).
Penandatanganan komitmen dilakukan oleh Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, hingga para ketua bidang sebagai simbol keseriusan seluruh pengurus dalam membangun sistem kerja yang berorientasi pada kualitas dan perbaikan berkelanjutan.
Ketua Umum MUI Kota Tangerang, KH Ahmad Baijuri Khatib, mengatakan penerapan ISO 9001:2015 merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk menghadirkan sistem kerja yang lebih tertata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, sebagai khodimul ummah (pelayan umat), shodiqul hukumah (mitra pemerintah), dan himayatul ummah (pelindung umat), MUI harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun para pengurus.
"Hari ini adalah kick off, artinya kita memulai. Penerapan ISO 9001:2015 ini merupakan ikhtiar Majelis Ulama untuk membangun sistem manajemen organisasi yang lebih tertata," ujar Baijuri kepada Tangerang Ekspres.
Ia menjelaskan, prinsip dasar ISO sejatinya sejalan dengan ajaran Islam, yakni setiap pekerjaan harus direncanakan, didokumentasikan, dan dilaksanakan secara konsisten.
"Dalam bahasa agama sederhana saja, tulislah apa yang kamu kerjakan dan kerjakanlah apa yang kamu tulis. Itulah esensi sistem manajemen yang ingin kita bangun," katanya.
Baijuri mengungkapkan, MUI Kota Tangerang berpeluang menjadi MUI tingkat kabupaten/kota pertama di Indonesia yang menerapkan ISO 9001:2015. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi MUI di berbagai daerah dalam memperkuat tata kelola organisasi.
Ia menambahkan, secara administratif MUI Kota Tangerang telah memiliki fondasi yang kuat. Selama hampir satu dekade terakhir, laporan pengelolaan dana hibah organisasi selalu memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Karena itu, implementasi ISO lebih difokuskan pada penyempurnaan dokumen, prosedur kerja, dan standar operasional, dengan target sertifikasi dapat diraih pada akhir 2026.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Provinsi Banten, KH A. Bazari Syam, mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan MUI Kota Tangerang. Menurutnya, penerapan standar manajemen mutu internasional menjadi bukti bahwa organisasi ulama mampu dikelola secara profesional dan mengikuti perkembangan tata kelola modern.
"Langkah penerapan ISO ini sangat strategis untuk meyakinkan umat bahwa MUI bukan organisasi yang asal-asalan, melainkan organisasi yang modern, profesional, dan patuh terhadap sistem serta aturan," ujarnya.
Bazari menilai MUI Kota Tangerang menjadi pelopor di Banten, bahkan berpeluang menjadi yang pertama di Indonesia dalam menerapkan ISO 9001:2015 di tingkat MUI kabupaten/kota.
"Insyaallah apa yang dilakukan MUI Kota Tangerang ini akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh MUI kabupaten/kota di Indonesia untuk mengikuti langkah yang sama," katanya.
Sumber:

