Penjualan Hewan Kurban Sepi

Senin 25-05-2026,22:06 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Sejumlah pedagang hewan kurban di Kabupaten Lebak mengeluhkan sepinya pembeli menjelang Hari Raya Iduladha 2026. 

Adang, seorang pedagang hewan kurban di Rangkasbi­tung mengatakan, penjualan lebaran tahun ini mengalami penurunan cukup tajam di­ban­dingkan tahun sebe­lumnya. 

“Selama sepekan terakhir, hewan kurban yang terjual baru lima ekor. Padahal tahun lalu pada periode yang sama bisa mencapai 25 ekor,” kata­nya kepada wartawan, Senin (25/5).

Menurut dia, pada tahun-tahun sebelumnya, empat hari menjelang Iduladha la­pak­nya mulai ramai didatangi pembeli maupun pemesan hewan kurban. Namun, kon­disi berbeda terjadi tahun ini. 

Adang mengaku sebagian besar domba yang dijualnya didatangkan dari Kabupaten Cianjur dan Garut, Jawa Barat. Dari total sekitar 55 ekor domba yang tersedia, hingga kini baru beberapa ekor yang berhasil terjual. 

“Masih ada sekitar 50 ekor yang belum laku. Kami ber­harap mendekati Lebaran nanti pembeli mulai ramai supaya tidak merugi," ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan pedagang lainnya, Saryaman di Rangkasbitung. Ia mengaku penjualan hewan kurban di lapaknya yang berada di Jalan Raya Rangkasbitung-Bogor juga masih relatif sepi. 

“Sampai sekarang baru ter­jual 15 ekor, sementara sekitar 70 ekor lainnya belum laku,” ujarnya. 

Dia menjelaskan harga dom­ba yang dijual di lapaknya bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp7,5 juta per ekor, tergantung ukuran dan kualitas hewan. 

Ia berharap penjualan akan meningkat dalam beberapa hari terakhir menjelang Idul­adha, mengingat biasanya masyarakat mulai membeli hewan kurban mendekati hari pelaksanaan penyembelihan. 

“Kami berharap semua hewan kurban bisa terjual sebelum Lebaran,” tuturnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masya­rakat Veteriner Dis­nakeswan Kabupaten Lebak, drh. Hanik Malichatin mengatakan, pi­haknya telah melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di 114 lapak yang tersebar di wilayah Lebak. 

Berdasarkan data hingga 21 Mei 2026, tercatat sebanyak 3.962 ekor hewan kurban telah diperiksa, terdiri dari 279 ekor sapi, 237 ekor kerbau, 3.372 ekor domba, dan 74 ekor kambing. 

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia,” paparnya. 

Ia memastikan seluruh hewan kurban yang telah diperiksa dinyatakan sehat dan bebas dari penyakit berbahaya, termasuk antraks. 

Kategori :

Terkait

Senin 25-05-2026,22:06 WIB

Penjualan Hewan Kurban Sepi

Minggu 24-05-2026,21:41 WIB

Harga Sembako Naik Signifikan