TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai menyiapkan langkah perlindungan kawasan pesisir utara menyusul meningkatnya ancaman abrasi dan banjir rob di sejumlah wilayah pantai.
Pemkot Serang mendukung rencana pembangunan giant sea wall atau tanggul laut terpadu yang tengah disusun pemerintah pusat sebagai bagian dari perlindungan pesisir utara Pulau Jawa.
Kepala Baperida Kota Serang, W Hari Pamungkas mengatakan, abrasi dan rob saat ini menjadi ancaman serius bagi kawasan pesisir, termasuk terhadap aktivitas masyarakat dan kawasan ekonomi.
“Kalau tidak ada perlindungan kawasan pesisir, dampaknya akan besar terhadap masyarakat maupun aktivitas usaha. Abrasi dan rob saat ini sudah sangat masif,” katanya dalam diskusi bersama Pokja Wartawan Kota Serang, Jumat (8/5).
Menurut Hari, penurunan muka tanah akibat pengambilan air tanah berlebihan menjadi salah satu penyebab meningkatnya banjir rob di kawasan pesisir. Kondisi tersebut membuat air laut semakin mudah masuk ke daratan.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini tengah menyusun konsep perlindungan pantai mulai dari Teluk Banten hingga Situbondo melalui pembangunan tanggul pantai, dinding komposit, penguatan mangrove, hingga timbunan tanah.
Selain untuk perlindungan pesisir, konsep tersebut juga disiapkan terintegrasi dengan infrastruktur transportasi dan energi.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan kawasan pesisir tidak hanya perlu dilindungi dari abrasi, tetapi juga harus ditata agar mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Kota Serang.
Ia mengatakan, konsep pembangunan yang diajukan mencakup pembangunan tembok penahan abrasi, penataan kawasan pantai, reklamasi terbatas, hingga pengembangan wisata berbasis pesisir.
“Wilayah pesisir utara ini sangat potensial menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Serang,” katanya.
Pemkot Serang saat ini juga tengah menyesuaikan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar selaras dengan rencana perlindungan pantai nasional dan pengembangan kawasan pesisir di wilayah utara Kota Serang. (ald)