Amir Minta Percepat Penurunan Stunting

Rabu 06-05-2026,22:01 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lebak memimpin rapat Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Lebak, Rabu (6/5). Rapat dilakukan di ruang kerja Wakil Bupati Lebak, Rangkasbitung, Rabu (6/5).

Dalam rapat tersebut, Amir mene­gaskan perlunya optimalisasi pro­gram penurunan stunting yang te­ngah berjalan agar penurunan angka stunting di Lebak bisa sesuai harapan. "Masalah stunting ini harus betul-betul kita fokuskan karena menyangkut kualitas gene­rasi muda bangsa kita," katanya. 

Selain itu, Amir juga meng­apresiasi dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicetuskan oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, dimana selain untuk anak-anak sekolah, juga menyasar tiga kelompok prioritas, Ibu hamil, Ibu menyusui, dan Balita (B3).

"Ke depan perlu adanya peme­rataan lokasi dapur MBG agar tidak menumpuk di satu lokasi, pemera­taan ini juga perlu untuk optimalisasi layanan MBG," ujarnya.

Menurut Amir, beberapa program yang tengah berjalan dan terus dioptimalisasikan guna me­nye­lesaikan masalah stunting di Lebak seperti Program GENTING (Ge­rakan Cegah Stunting), Jumat Serius (Jumat Seribu Rupiah), Intervensi Hunian Sehat, Dapur Atasi Stunting (Dahsyat), Gebyar KLASIK (Kelompok Langkah Strategis Intervensi Stunting), dan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). 

"Program-program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah khususnya Pemkab Lebak dalam percepatan penu­runan stunting di Lebak, untuk itu kita harus optimalkan," tuturnya.

dr Firman, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Lebak menambahkan, kasus stunting di Lebak menurut  data aplikasi yang terhubung ke nasional dari Desember 2025 mencapai 6 ribu. 

"Sampai saya tarik di 22 Januari juga masih  kisaran segitu tidak ada kenaikan. Mudah-mudan bisa turun dengan kolaborasi semua pihak," ucapnya. (fad)

Kategori :