Benyamin menyebut jumlah lansia di Tangsel mencapai sekitar 174 ribu orang, sehingga program ini dinilai sangat penting untuk menjaga kualitas hidup mereka. "Jumlah lansia kita cukup besar, sekitar 174 ribu. Ini bukan angka kecil, sehingga harus ada perhatian serius," jelasnya.
Ke depan, Pemkot Tangsel juga akan mengintegrasikan program Pos Lansia dengan kegiatan lain seperti sekolah lansia dan sekolah ibu yang telah dijalankan di tingkat kecamatan.
"Dari sini nanti kita evaluasi apa saja yang perlu ditingkatkan. Layanan juga akan dijadwalkan rutin, bisa sebulan sekali atau sesuai kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Benyamin menegaskan, Dinas Kesehatan siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. "Intinya, kami ingin lansia di Tangsel tetap sehat, aktif, dan produktif," tutupnya. (bud)