Warga Diajari Gunakan Artificial Intelligence

Kamis 23-04-2026,21:22 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

Evi yang juga seorang pelaku UMKM menuturkan, penggunaan teknologi kecerdasan buatan ini sangat membantu dalam merancang strategi promosi yang lebih maksimal namun dengan tenaga yang lebih efisien.

Ia menceritakan, dalam merintis usahanya dengan nama brand ”Mak Epih Bakery” sejak tahun 2014, ia memutuskan berhenti bekerja demi mengurus anak. Berawal dari mencoba-coba resep makanan kesukaan anak-anaknya, ia kemudian memberanikan diri berjualan di pinggir jalan.

”Dulu awalnya jualan roti, donat sambil antar anak sekolah. Saya buka bagasi mobil di depan SD Tangerang 6 Kota Tangerang. Sekarang, berkat teknologi online, pemasaran jauh lebih mudah. Tidak perlu mangkal lagi, cukup dari rumah tapi orderan tetap masuk,” paparnya.

Kini, bisnisnya yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kecamatan Karawaci, telah berkembang pesat. Produk unggulannya meliputi donat kentang, roti kentang, hingga bagelen kentang telah merambah pasar Jabodetabek hingga Provinsi Banten. Produk-produknya pun kini bisa ditemukan di Sentra Oleh-oleh Pelabuhan Merak, Bandara Soekarno-Hatta dan beberapa outlet reseller di perkantoran.

Melalui pelatihan Literasi AI ini, Evi berharap kedepannya ia dapat terus mengoptimalkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar tanpa kehilangan kualitas produk yang selama ini ia jaga. (ziz)

Kategori :